Dendengar kata ‘Apel’ terbayang  dibenak kita buah yang ranum  berwarna merah dengan bunyi  M’Kress..!’ yang mengundang selera dan  meneteskan air liur saat digigit. Tapi bagi  pegiat teknologi informasi, Apple adalah  brand terkemuka dengan inspirasi tingkat  tinggi dari sebuah kesederhanaan.  Apple, Inc. (sebelumnya bernama  Apple Computer, Inc.) adalah sebuah  perusahaan yang terletak di daerah Silicon  Valley, Cupertino, California, yang bergerak  dalam bidang teknologi komputer.

Apple  membantu bermulanya revolusi komputer  pribadi pada tahun 1970-an dengan  produknya Apple II. Apple terkenal akan  perangkat keras ciptaannya, seperti iMac,  Macbook, perangkat pemutar lagu iPod,  dan telepon genggam iPhone. Beberapa  perangkat lunak ciptaanya pun mampu  bersaing di bidang kreatif seperti  penyunting video Final Cut Pro, penyunting  suara Logic Pro dan pemutar lagu iTunes  yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu  online. Steve Jobs. Namanya sudah tidak  asing lagi sejak ia bersama Steve Wozniak  menggebrak pasar bisnis komputer dengan  memperkenalkan produk komputer Apple I  pada tahun 1976.

Produk Apple I  merupakan komputer yang paling handal  dalam disain dan juga grafisnya pada masa  itu. Lalu pada tahun 1977, duet maut ini   merilis produk Apple II sebagai  pengembangan dari versi sebelumnya. Pada tahun 1983 Apple Inc.  mengembangkan Lisa, yaitu  sebuah produk komputer  komersial yang telah  menerapkan Graphic User  Interface (GUI). Dalam hal  ini, mereka  memperkenalkan icon di  dalam sebuah komputer,  windows dan juga kursor  yang dikendalikan oleh  sebuah mouse.

Lisa inilah  Sekilas Sejarah Apple Inc. yang menjadi dasar pengembangan dari  tampilan seluruh komputer pada masa kini. Apple Inc. memperkenalkan produk  Macintosh pada tahun 1984. Interfacenya  tidak jauh berbeda dengan Lisa, namun  yang mencolok dari Macintosh adalah  proses operasi yang lebih cepat dan harga  yang terjangkau.

Pengembangan  Macintosh merupakan tonggak utama dari  kemajuan dekstop publishing yang masih  diterapkan pada seluruh komputer di muka  bumi ini.  Steve Jobs keluar dari Apple.Inc, pada  tahun 1986  lalu mendirikan studio animasi  pixar. Namun pada tahun 1997, Steve Jobs  memutuskan untuk kembali ke Apple.Inc  sebagai CEO yang menahkodai perusahaan  yang sedang dalam kondisi terpuruk karena  tidak mampu meraih laba dari hasil  penjualan produk-produknya.  Setahun menjabat sebagai CEO  Apple.Inc, Steve Jobs langsung  menggoyang pasar komputer dunia dengan  memperkenalkan iMac pada tahun 1998  sebagai komputer dekstop yang  menggunakan Machintos dengan desain  yang sangat unik dan menarik.  Beberapa tahun kemudian,

Apple Inc.  kembali memperkenalkan iPod pada tahun  2001 sebagai alat pemutar musik terbaru  dan tercanggih dengan menggunakan hard  drive. Hanya dengan membawa sebuah  hard drive dengan berat yang cukup ringan  dan dalamnya terdapat ratusan bahkan  ribuan lagu, kita dapat mendengarkan  musik di mana saja dan kapan saja.  

Tahun 2003 Apple Inc.  memperkenalkan iTunes Store sebagai toko  musik digital Apple yang di dalamnya  terdapat kumpulan musik dari berbagai  label terutama di negara Amerika Serikat.  Pada tahun 2007, inovasi Apple di  bawah kendali Steve Jobs mulai merambah  bidang telekomunikasi dengan merilis  iPhone sebagai salah satu perangkat  telepon genggam pintar yang lebih dikenal  dengan sebutan “smart phone”.  

Selanjutnya pada tahun 2010, Steve  Jobs mengeluarkan produk komputer  tablet yang diberi nama iPad. Komputer  praktis yang hanya dengan menggunakan  layar sentuh, berat yang cukup ringan dan  dapat digunakan dengan mudah oleh  semua orang. Bahkan lahirnya iPad menjadi  tonggak utama lahirnya berbagai komputer  tablet lainnya. Driser, kisah Steve Jobs, Steve  Wozniak dan juga Apple, banyak  menginspirasi banyak dunia. Apalagi  setelah sang punggawa bernama lengkap  Steven P. Jobs tutup usia pada hari Rabu  tanggal 5 Oktober 2011 waktu Palo  Alto,Calif, Amerika Serikat. Orang akan  mengingat bagaimana perjuangan  penderita kanker pankreas ini membangun  kembali kejayaan Apple Inc. yang sempat  terpuruk.

Untuk urusan harga, produk  Apple Inc. memang tergolong premium.  Sebanding dengan kualitas yang disajikan  dalam setiap produknya. Nggak heran kalo  dalam setiap launching produk barunya,  ratusan orang antri untuk segera  menikmatinya. Kalo kita dikasih apel kroak  yang udah digigit pastinya menolak seribu  bahasa. Tapi kalo apple kroak besutan  Steve Jobs yang dikasih, pasti mau dong?  Sama..! ^_^ [341]

Kenapa nama perusahaan apple?

 teve Mozniak ngasih waktu tiga bulan  dalam mencari nama yang pas untuk  bisnisnya. Ternyata, setelah tenggang  S waktu mencapai 3 bulan, nama yang  pas belum dapat. Steve Wozniak kemudian  menawarkan kepada staffnya: “Jika sampai  pukul 5 sore hari ini tidak ada yang  menemukan nama yang baik untuk  perusahaan ini, maka nama tersebut akan  diambil dari apapun yang saya suka..”. Setelah  pukul 5 sore, masih tidak ada yang  menemukan nama yang tepat, kebetulan  Steve Wozniak sedang memakan buah apel  saat itu, dan sesuai dengan pernyataannya,  perusahaan tersebut mengambil nama dari  buah apel sebagai perusahaan Apple  Computers.