[Drise – #029] Mendengar kata ‘Apel’ terbayang dibenak kita buah yang ranum berwarna merah dengan bunyi ‘Kress..!’ yang mengundang selera dan meneteskan air liur saat digigit. Tapi bagi pegiat teknologi informasi, Apple adalah brand terkemuka dengan inspirasi tingkat tinggi dari sebuah kesederhanaan.

Apple, Inc. (sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah perusahaan yang terletak di daerah Silicon Valley, Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer pribadi pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II. Apple terkenal akan perangkat keras ciptaannya, seperti iMac, Macbook, perangkat pemutar lagu iPod, dan telepon genggam iPhone. Beberapa perangkat lunak ciptaanya pun mampu bersaing di bidang kreatif seperti penyunting video Final Cut Pro, penyunting suara Logic Pro dan pemutar lagu iTunes yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu online.

Sekilas Sejarah Apple Inc.

Steve Jobs. Namanya sudah tidak asing lagi sejak ia bersama Steve Wozniak menggebrak pasar bisnis komputer dengan memperkenalkan produk komputer Apple I pada tahun 1976. Produk Apple I merupakan komputer yang paling handal dalam disain dan juga grafisnya pada masa itu. Lalu pada tahun 1977, duet maut ini  merilis produk Apple II sebagai pengembangan dari versi sebelumnya.

Pada tahun 1983 Apple Inc. mengembangkan Lisa, yaitu sebuah produk komputer komersial yang telah menerapkan Graphic User Interface (GUI). Dalam hal ini, mereka memperkenalkan icon di dalam sebuah komputer, windows dan juga kursor yang dikendalikan oleh sebuah mouse. Lisa inilah yang menjadi dasar pengembangan dari tampilan seluruh komputer pada masa kini.

Apple Inc. memperkenalkan produk Macintosh pada tahun 1984. Interfacenya tidak jauh berbeda dengan Lisa, namun yang mencolok dari Macintosh adalah proses operasi yang lebih cepat dan harga yang terjangkau. Pengembangan Macintosh merupakan tonggak utama dari kemajuan dekstop publishing yang masih diterapkan pada seluruh komputer di muka bumi ini.

Steve Jobs keluar dari Apple.Inc, pada tahun 1986  lalu mendirikan studio animasi pixar. Namun pada tahun 1997, Steve Jobs memutuskan untuk kembali ke Apple.Inc sebagai CEO yang menahkodai perusahaan yang sedang dalam kondisi terpuruk karena tidak mampu meraih laba dari hasil penjualan produk-produknya.

Setahun menjabat sebagai CEO Apple.Inc, Steve Jobs langsung menggoyang pasar komputer dunia dengan memperkenalkan iMac pada tahun 1998 sebagai komputer dekstop yang menggunakan Machintos dengan desain yang sangat unik dan menarik.

Beberapa tahun kemudian, Apple Inc. kembali memperkenalkan iPod pada tahun 2001 sebagai alat pemutar musik terbaru dan tercanggih dengan menggunakan hard drive. Hanya dengan membawa sebuah hard drive dengan berat yang cukup ringan dan dalamnya terdapat ratusan bahkan ribuan lagu, kita dapat mendengarkan musik di mana saja dan kapan saja.

Tahun 2003 Apple Inc. memperkenalkan iTunes Store sebagai toko musik digital Apple yang di dalamnya terdapat kumpulan musik dari berbagai label terutama di negara Amerika Serikat.

Pada tahun 2007, inovasi Apple di bawah kendali Steve Jobs mulai merambah bidang telekomunikasi dengan merilis iPhone sebagai salah satu perangkat telepon genggam pintar yang lebih dikenal dengan sebutan “smart phone”.

Selanjutnya pada tahun 2010, Steve Jobs mengeluarkan produk komputer tablet yang diberi nama iPad. Komputer praktis yang hanya dengan menggunakan layar sentuh, berat yang cukup ringan dan dapat digunakan dengan mudah oleh semua orang. Bahkan lahirnya iPad menjadi tonggak utama lahirnya berbagai komputer tablet lainnya.

Driser, kisah Steve Jobs, Steve Wozniak dan juga Apple, banyak menginspirasi banyak dunia. Apalagi setelah sang punggawa bernama lengkap Steven P. Jobs tutup usia pada hari Rabu tanggal 5 Oktober 2011 waktu Palo Alto,Calif, Amerika Serikat. Orang akan mengingat bagaimana perjuangan penderita kanker pankreas ini membangun kembali kejayaan Apple Inc. yang sempat terpuruk. Untuk urusan harga, produk Apple Inc. memang tergolong premium. Sebanding dengan kualitas yang disajikan dalam setiap produknya. Nggak heran kalo dalam setiap launching produk barunya, ratusan orang antri untuk segera menikmatinya. Kalo kita dikasih apel kroak yang udah digigit pastinya menolak seribu bahasa. Tapi kalo apple kroak besutan Steve Jobs yang dikasih, pasti mau dong? Sama..! ^_^ [341]

BOX:

Kenapa Nama Perusahaannya ‘Apple’?

Steve Mozniak ngasih waktu tiga bulan dalam mencari nama yang pas untuk bisnisnya. Ternyata, setelah tenggang waktu mencapai 3 bulan, nama yang pas belum dapat. Steve Wozniak kemudian menawarkan kepada staffnya: “Jika sampai pukul 5 sore hari ini tidak ada yang menemukan nama yang baik untuk perusahaan ini, maka nama tersebut akan diambil dari apapun yang saya suka..”. Setelah pukul 5 sore, masih tidak ada yang menemukan nama yang tepat, kebetulan Steve Wozniak sedang memakan buah apel saat itu, dan sesuai dengan pernyataannya, perusahaan tersebut mengambil nama dari buah apel sebagai perusahaan Apple Computers.