Bayangin kalo malem-malem kamu lagi perlu duit mendesak.  Sementara uang tunai lagi defisit. Yang ada duit lagi nginep  Bdi tabungan. Dan pastinya gak mungkin ngambil uang ke  Bank yang udah tutup. Disinilah pentingnya kehadiran mesin ini.  Begitu juga ketika kita mesti kirim uang ke orang rumah yang lagi  perlu banget. Pilihan terbaik, transfer melalui mesin yang satu ini.

Yup, kehadiran Automatic Teller Machine alias ATM udah jadi  kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah nasabah yang  memanfaatkan berbagai layanan bank untuk memenuhi keperluan  finansialnya.  Mesin teller otomatis alias ATM, diciptakan pada tahun 1939  oleh Luther Simjian. Saat itu, mesin pintar ini nggak begitu populer.  Namun cukup menginspirasi untuk pengembangan mesin ATM  modern yang dirancang oleh James Goodfellow di tahun 1966.

Tak  lama, pengembangan ATM modern dilanjutkan oleh Don Wetzel  pada tahun 1968. Ide awalnya berasal dari Wetzel yang bete  lantaran setiap kali berurusan dengan bank, ia harus selalu  mengantri.  ATM pertama dipasang di Chemical Bank New York.

ATM  pertama ini bukan dipasang di lobi bank, melainkan di dinding  diluar bank yang menghadap ke jalan, untuk melindungi mesin ATM  dari hujan dan sinar matahari mesin tersebut dipasangi kanopi.  Wetzel tidak pernah menyangka mesin penemuannya ini akan  menjadi inspirasi dan berpengaruh dalam kehidupan masyarakat  sekarang ini.

Cara Kerja ATM Komponen ATM terdiri dari kotak ATM, tombol angka, layer  monitor dan kamera (optional) ini yang biasa nampak dari  luar,sementara didalamnya terdiri dari satu unit computer CPU,  keyboard, modem, kotak uang, printer kecil dan card reader. Gak  ada orang di dalamnya. Hehehe…. Cara kerja mesin ATM sangat sederhana dan mudah.

Jika kamu  ingin bertransaksi menggunakan ATM, kamu hanya tinggal  memasukkan kartu ATM-mu ke dalam mesin. Setelah kartu ATM  dimasukkan kedalam mesin, maka kartumu akan dibaca oleh  magnetic card reader yang ada di dalam mesin. Setelah data  dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem komputerisasi bank  melalui jaringan vsat.  Saat mesin berhasil membaca data dalam kartu ATM mu, maka  mesin akan meminta nomor PIN (Personal Identification Number).

PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan kamu harus  memasukkannya sendiri. Kemudian setelah kamu memasukkan  PIN, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan  rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi di bank yang  bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data-datamu tidak bisa terbaca oleh pihak lain. Setelah data-datamu selesai diproses di sistem komputer  bank, maka data-datamu akan dikirim kembali ke ATM.

Dan  kamu akan mendapatkan apa yang kamu minta di mesin ATM  tersebut seperti uang tunai, cek saldo, transfer tunai, dan  sebagainya. Pada sebuah kartu ATM terdapat garis yang dinamakan  Magnetic Chip. Magnetik Chip tersebut mempunyai fungsi  sebagai sensor pendeteksi identitas pemilik kartu ATM.  Magnetic Chip sangat sensitif dengan berbagai keadaan,  contohnya apabila Magnetic Chip tergesek oleh sebuah benda  maka Magnetic Chip tersebut akan kehilangan fungsinya.

Teknologi VSAT Selain bentuk fisik mesin ATM, satu komponen lagi yang  mesti kita tahu. Yaitu teknologi VSAT yang menghubungkan  pengiriman cepat data dari mesin ATM ke data center Bank  terkait. Sehingga update data tabungan nasabah yang  berhubungan dengan pengambilan, pembayaran, atau transfer  bisa diproses dengan cepat.

VSAT merupakan kependekan dari  “Very Small Aperture Terminal ”, untuk menggambarkan  terminal-terminal penerima/pengirim sinyal berupa stasiun  bumi satelit kecil berdiameter antara 0,9 sampai dengan 3,8  meter, yang digunakan untuk melakukan pengiriman data,  gambar maupun suara via satelit.

Teknologi VSAT pertama kali  dikenal di Amerika Serikat pada awal tahun 1980-an. VSAT  masuk pertama kali ke Indonesia tahun 1989 seiring dengan  bermunculannya bank-bank swasta yang sangat membutuhkan  sistem komunikasi online seperti ATM (Automated Teller  Machine).

Driser, semoga informasi di atas bisa nambah wawasan  kamu tentang mesin ATM yang makin familier dengan  keseharian kita. Cuman satu yang kita pesan, mentang-mentang  penting JANGAN SAMPE kartu ATM kamu dilaminating seperti  KTP biar awet dan terawat. Hehehe….[341]

 

Tips Aman ATM

Belakangan banyak kejahatan pembobolan saldo nasabah  melalui mesin ATM. Untuk jaga-jaga, berikut beberapa Tips Aman  Bertransaksi ATM:

  1. Cari lokasi ATM yang relatif aman.
  2. Perhatikan kondisi fisik ATM dan kondisi di sekelilingnya. Apabila ada hal – hal yang mencurigakan, segera urungkan niat untuk bertransaksi dan kalau perlu laporkan hal tersebut  kepada bank yang bersangkutan.
  3. Pada saat bertransaksi menggunakan kartu ATM di merchant, perhatikan kondisi alat gesek EDC (Electronic Data Capture). Bila terdapat alat (device) mencurigakan yang menempel  pada EDC atau semacamnya, lebih baik transaksi tidak di  lanjutkan.
  4. Jangan mudah percaya dengan bantuan orang lain di sekitar ATM. Waspadalah selalu.
  5. ATM yang aman adalah yang berada di dalam bank atau toko yang ramai di kunjungi orang.
  6. Waspadalah bila ATM mengaku “rusak/out of order” sehingga uang tidak bisa keluar, padahal anda telah memasukan kartu dan PIN. Jika hal tersebut terjadi, jangan berspekulasi dengan  terus mencoba melakukan transaksi.
  7. ATM drive through adalah sasaran empuk untuk mencuri identitas kartu ATM karena pengemudi seringkali terburu – buru sehingga tidak memberi perhatian lebih.