Cara Mengatasi Sifat Pendiam | Majalah Remaja Islam DRise
Monday, September 25th, 2017
Breaking News
You are here: Home >> Konsul Psikologi >> Cara Mengatasi Sifat Pendiam

Cara Mengatasi Sifat Pendiam




Assalamu ‘alaikum Wr. Wb

Mbak, gimana sih cara mengatasi sifat pendiam supaya kita tidak terkesan pendiam di mata orng lain ?

(Azis, Sukabumi)

Wa’alaikumussalam Wr. Wb

drise-online.com – Dik Azis yang dirahmati Allah, cara mengatasi sifat pendiam sebenarnya dalam keseharian, kita senantiasa berhubungan dengan banyak orang, baik keluarga, teman atau tetangga. Selama berinteraksi dengan mereka diharapkan ada jalinan komunikasi yang menyenangkan. Orang sering menyematkan predikat tertentu pada kita saat kita berinteraksi dengan mereka, seperti sosok pendiam atau heboh. Pandangan orang akan mempengaruhi konsep diri kita, sehingga terkadang kita bersikap seperti pandangan orang tersebut. Padahal masing-masing orang punya keunikan, ada orang pendiam (introvert) atau sebaliknya ada orang yang terbuka (ektrovert). Masing-masing ada sisi positifnya. Seorang introvert akan terlibat dalam pembicaraan jika memang ada informasi yang ingin dia sampaikan, kalau memang tidak ada informasi, maka ia diam. Sedangkan seorang ektrovert senang berkomunikasi, ngobrol dengan orang banyak meskipun tanpa ada informasi yang memang perlu untuk dikomunikasikannya.

 

cara mengatasi sifat pendiam jadi Positif

Dik Azis, cara mengatasi sifat pendiam sedndiri terkadang dalam situasi tertentu kita perlu menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna, seperti becanda, dan tertawa berlebihan (Al Mukminun : 3). Islam juga mengajurkan seorang muslim untuk berbicara baik atau diam (al hadist). Akan tetapi di saat lain, kita perlu bersikap terbuka, seperti menegur teman yang melakukan dosa dengan menyampaikan kebenaran. cara mengatasi sifat pendiam bisa bermakna positif atau sebaliknya, jika kita menjadi pendiam karena menjaga dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna maka memang seperti itu seharusnya, akan tetapi jika kita diam dalam semua kondisi padahal kita seharusnya terlibat pembicaraan dengan mengungkapkan pendapat, maka harus ada upaya untuk memperbaikinya.

cara mengatasi sifat pendiam Menyapa

Islam mengajarkan bagaimana kita membangun interaksi dalam keseharian kita. Jika kita amalkan, insyaAllah akan terjadi jalinan komunikasi yang menyenangkan dan menghilangkan kesan pendiam. Jadi cara mengatasi sifat pendiam adalah Saat berjumpa dengan orang, mulailah dengan tersenyum dan menyapanya serta ucapkan salam terlebih dahulu. Muslim terbaik adalah yang memulai memberikan salam kepada saudaranya sesama muslim saat berjumpa. Sewaktu berkumpul dengan teman-teman, terlibatlah dalam pembicaraan mereka dengan sesekali memberikan pendapat. Agar bisa terlibat dalam pembicaraan, harus didukung dengan banyak membaca buku atau melihat berita agar tidak kehilangan topik pembicaraan saat berkumpul. Coba jauhkan rasa khawatir salah bicara dari benak kita, insyaAllah pergaulan kita akan menyenangkan. Selamat mencoba.[]

di Muat di Majalah Remaja Islam Drise edisi #11




6 comments

  1. cara mengatasinya singkat sekali

  2. PUTRI DYNESSA

    Assalamu’alaikum. Syukran ustadz.
    Saya mau bertanya. Wah kalo menyapa sudah, ikut mengemukakan pendapat kalo perlu juga sudah, tapi masih dibilang pendiam cuma karena gaikut bergosip ustadz. Itu bagaimana ya menghadapinya.

    • waalaikum salam,, adalah Allah yang maha Agung dan berkuasa mencintaihambanya sehingga hambanya di jauhkan dari hal yang sia-sia dan dosa,, salahsatunya gibah (bergosip) walau terlihat berat karena akan di bilang pendiam tapi di hadapan Allah insyaallah lebih mulia

  3. Assalamualaikum ustaz. Saya berasal Dari Malaysia, ingin mengajukan satu pertanyaan kepada ustaz. Ya, memang tidak boleh dinafikan, diam itu lebih baik Dari berbicara perkara2 yang tidak berfaedah. Namun ustaz, sifat yang berkeyakinan Tinggi Dan petah bercakap amat diperlukan pada masa kini terutamanya Di alam pekerjaan. Kerana di alam pekerjaan perlu Ada sifat bekerja secara berpasukan. Bagaimana kami orang yang pendiam Dan pemalu boleh mengatasi masalah tersebut ? Atau mungkin Allah s.w.t sudah takdir kan hidup kami sebegini ustaz. Terkadang saya terfikir Dan saya telah melakukan pelbagai cara, saya mahu seperti orang lain yang petah bercakap agar ianya tidak terganggu semasa bekerja. Terkadang menangis, mengapa Allah takdirkan kami sebegini. Adakah saya perlu berdoa pada Allah untuk membuang sifat tersebut ? Hanya orang2 seperti kami yang faham masalah ini. Mohon penjelasan ustaz, Maafkan saya jika terkasar bahasa. Terima kasih

    • waalaikum salam, trimakasih telah mau bercerita, kami mengerti kegundahan saudara. jika pekerjaan memang menuntuk untuk banyak berbicara seperti dosen, guru atau CS dll. maka harus berbicara kalau diam saja justru takut ada kesalah pahaman, sebenarnya mendengarkan lebih power full dengan memperhatikan yang di ajak bicara lebih baik ketimbang dengan yang banyak bicara tapi memotong pembicaraan orang,, sukurilah pada Allah karena Allah ingin anda berlatih untuk berbicara yang berkualitas,, maka dari itu butuh latihan,
      lebih dekatkan pada Allah minta ampun dan pertolonganNya karena Allah yang bisa membantu,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

thirteen − 6 =