Category: Bukamata

Gaya Jijay Generasi Alay

The Alay Generation drise-online.com – Alay! Nggak jelas sebenernya apa makna asli dari “Alay”. Ada yang bilang Anak Layangan, alah lebay, anak melayu, anak kelayapan, dan bahkan ada yang menghubungkannya dengan anak JARPUL alias jarang pulang (bang Toyib kali). Istilah alay nggak jauh beda dengan istilah-istilah lain di kalangan anak muda yang suka tiba-tiba muncul kemudian populer dan digunakan secara massal pula endingnya ilang lagi diganti istilah populer lain yang  baru nongol. Drise mengutip pendapat Koentjaraningrat dalam mendefinisikan Alay, “alay adalah gejala-gejala yang terjadi di tengah pemuda dan pemudi Indonesia yang ingin diakui statusnya di tengah teman-temannya. Gejala ini...

Read More

Emansipasi Pasti Mati

“Astaghfirullah, alangkah jauhnya saya menyimpang” (Ditujukan kepada Nyonya Abendanon, 5 maret 1902). Itulah penggalan isi surat RA. Kartini setelah mengenal Islam lebih dalam di bawah bimbingan K.H. Muhammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat, Semarang. Perjuangan Kartini yang sering ditempelin stempel emansipasi, kayanya mesti kita kaji lagi. Lantaran ide emansipasi yang banyak dikampanyekan para feminis, nggak seperti yang dikehendaki Kartini. Makanya biar gak kena tipu, kita kudu pelotoin dan pahami lagi perkara perjuangan kesetaraan cewek-cowok ini. yuk! Sejarah Kelam Kaum Hawa Driser, kalo kita tengok sejarah berbagai bangsa di dunia ini, ternyata kultur bangsa-bangsa saat itu menempatkan...

Read More

Galau yang Memukau

Driser, perasaan galau bin risau van gelisah itu wajar hadir dalam diri kita. Gak bisa dicegah. Biar kata kita udah pake baju bertuliskan “Galau Dilarang Masuk!”, tetep aja kalo kita lagi ketemu masalah yang tak terpecahkan, si galau itu bisa nongol tiba-tiba. Yang penting, kita bisa nempatin agar si galau itu menginspirasi kita untuk taat, bukan malah bermaksiat. Pengen tahu caranya? Simak kisah-kisah galau yang memukau berikut. [starlist] Kegalauan Umar bin Abdul Aziz yang khawatir jadi penghuni neraka. Abu Maudud mengabarkan, “Sampai berita kepadaku bahwa pada suatu hari Umar bin Abdul Aziz membaca ayat yang artinya: “Kamu tidak berada...

Read More

Virus Galau, Kudu Dihalau!

Seorang facebooker ngasih status ‘:(’ di wall-nya. Tak lama, facebooker lain langsung kasih comment, ‘lagi galau yaa…!’. Sementara di belahan dunia maya lain, salah satu tweeps mendadak nge-tweet puisi yang mendayu-dayu di statusnya. Tak lama, berondongan respon masuk yang mempertanyakan kegalauannya. Hare gene, penghuni dunia maya lagi keranjingan virus galau. Lagi sedih diputusin pacar, dibilang galau. Lagi marah ngeliat pacar selingkuh dua lingkuh, dibilang galau. Lagi gak dapet perhatian dari pujaan hati, diledekin galau. Apalagi social media udah jadi corong ekspresi kawula muda. Walhasil, curcol alias curhat colongan yang memenuhi dinding facebook atau memadati kicauan tweeter tak bisa dibendung....

Read More

Move On: From Jahiliyah to Khilafah

[D’Rise-#032] Move ON. Kata ini belakangan banyak diomongi di twitterland maupun dinding facebook. Entah latah atau emang ngerti, banyak remaja yang i kut menyuarakan Move-On. Kalo diartikan secara harfiyah sih terjemah bebasnya move berarti pindah dan on berarti nyala. Jadi move-on berarti pindah nyala. Nggak pindah berarti mati. Halah… kaya maen catur aja! Setelah ngubek-ngubek perpustakaan google, ternyata istilah MOVE ON populer dipakai sebagai ucapan pendongrak semangat bagi mereka yang ditolak atau putus cinta. Tahu sendiri, orang yang baru putus cinta tanda-tanda kehidupannya mendadak meredup kaya orang mati suri gitu. Hidup segan mati ogah. Makanya muncullah istilah penyemangat “MOVE...

Read More

Fast Respond



Newsletter

Follow Us!