Category: Epik

FUTUH RUUM (EPISODE 3)

Wajah pria itu menunduk di hadapan salib besar, yang di sana Yesus Kristus meregang nyawa, yang menurut keyakinannya, untuk menebus dosa-dosa umat manusia. Altar suci itu diterangi lilin-lilin tinggi. Cahayanya berpendar menerangi redup segala sisi. Pria itu kemudian menyentuhkan tangannya ke dahi, kemudian dadanya, membentuk tanda salib. Pria itu bertubuh gemuk, berkepala botak, jas hitamnya yang rapi menunjukkan bahwa dia orang penting. Dan memang dia benar-benar orang penting, dia adalah Presiden Republik Italia, Silvio Berlusconi. Kegundahan yang aneh merambat di hati Berlusconi. Dia menengadah, menatap wajah patung Yesus Kristus yang berlumuran darah. Hatinya mengharapkan jawaban atas kekhawatirannya itu. Hembusan...

Read More

Futuh Ruum Eps 02

Bendera putih berukir kalimat syahadat warna hitam berkibar di cakrawala biru. Kemegahannya tak terperi, sebab ia akan menguasai dunia sebentar lagi. Tiang bendera setinggi dua puluh meter tertancap tegak, mengawal Khilafah Islamiyah tumbuh dan bergerak. Di hadapan tiang bendera itu berdirilah Baytul Khilafah, sebuah istana megah yang jadi pusat pemerintahan Khilafah Islamiyah. Baytul Khilafah bukanlah istana Khalifah. Rumah dinas Khalifah yang sederhana terletak tak jauh di belakang Baytul Khilafah.   Gedung pusat pemerintahan Khilafah Islamiyah itu berarsitektur gaya Arab. Ada sepuluh kubah warna emas di puncaknya, tiang-tiangnya kokoh berukir ayat-ayat Allah. Berbagai ruangan di dalamnya menjadi kantor bagi bawahan...

Read More

Futuh Ruum eps 01

Ribuan kaum muslim telah berkumpul di  Raudhotul Islam, sebuah landmark dari  RKhilafah Islamiyah yang luas. Khilafah  Islamiyah adalah sebuah negara global bagi  kaum muslimin. Khilafah Islamiyah adalah  rumah bagi seluruh kaum muslimin di dunia.  Walaupun orang ramai berdesak-desakan di taman yang megah itu, Raudhotul  Islam, semuanya tertib dan kerumunan laki-laki  tetap terpisah dari kerumunan perempuan.   Mereka berdiri menghadap ke satu titik, kepada  sebuah panggung yang ada di tengah-tengah  taman itu. jantung mereka berdebar-debar,  mereka sedang menunggu pelantikan Khalifah  yang baru, Khalifah yang kedua. Setelah puluhan tahun menderita  karena ketiadaan Khilafah Islamiyah, pada  akhirnya kaum muslim berhasil menegakkannya  kembali,...

Read More

ROMAN HATIN EPISODE 07 (TAMAT)

Sultan Shalahuddin menempatkan pasukan panah yang  bersiaga di atas bukit-bukit kecil untuk menghujani Pasukan  Salib dengan panah. Pasukan utama di tengah, dipimpin  S langsung oleh Sultan sendiri, terdiri dari kavaleri dan infanteri.  Pasukan sayap kiri dipimpin Al-Afdal. Aku dan Phillipe di dalam  pasukan sayap kanan, dan aku menjadi komandannya. Siang makin terik di padang rumput itu dan pasti akan  semakin menyiksa Pasukan Salib. Sementara kami telah mengisi  penuh kantung-kantung air kami. Ketika hari sudah sampai di  tengah-tengahnya, kami lihat pasukan kafir itu datang. Ketika  mereka sudah memasuki jarak tembak, Sultan memerintahkan  pasukan panah untuk menembak. Aku melihat ribuan anak...

Read More

ROMAN HATIN EPISODE 5

Beginilah kebiasaan kami setiap malam.”, kata Ahmad. “Sebagian dari  kami sholat tahajjud dan sebagian lagi menjaga kemah. Kami bergiliran  Bmelakukannya. Semuanya itu akan diganjar pahala oleh Allah.”. “Demi tuhan aku tidak pernah melihat yang seperti ini. Sungguh  pemandangan yang sangat indah.”, kataku takjub. “Sultan menjadi imam di depan sana.”, Ahmad menunjuk. “Sholatnya  sudah selesai, mari aku antar kau menemui Sultan.” Ahmad mengantarku menyusuri barisan demi barisan Prajurit Saracen  yang sedang beribadah itu ke tempat paling depan untuk menemui Saladin. Aku  melihat Prajurit2 Saracen terkejut begitu melihat aku ada di depan mereka.  Apalagi aku masih mengenakan mantel salibku. “Assalamu’alaikum, Sultan!”,...

Read More

Fast Respond



Newsletter

Follow Us!