Category: Epik

Derap Rantai Episode 11

drise-online.com – Jejak di atas pasir itu dibuat oleh dua ekor unta yang ditunggangi oleh Mutsana bin Harits dan Jabal bin Abdul’uzza. Langit malam yang dingin dan berbintang menaungi kepala mereka yang tertutup serban tebal. Berlapis-lapis mantel membalut tubuh mereka untuk sedikit memberikan perlawanan kepada angin gurun yang dingin. Sesekali angin itu berembus, mengibarkan selendang serban mereka, membuat mereka makin merapatkan mantel tebal itu ke tubuh mereka. Walau pun keras kondisi yang mereka hadapi, mereka senang dengan semua itu. Mereka termasuk ke dalam golongan orang-orang yang lebih senang tidur di atas pelana kuda, dan berbaring di bawah langit malam,...

Read More

Derap Rantai Episode 10

drise-online.com – “Memangnya ada apa dengan rumah itu?” Tanya Mutsana. “Seperti apa yang tadi sudah aku ceritakan,” ujar Aswad, “Aku dan timku telah berhasil membangun fasilitas rahasia yang membentang di seluruh kota ini. Kami membangun terowongan-terowongan rahasia dan pintu-pintu rahasia yang tersambung ke berbagai bagian dari kota ini. Pintu rahasia yang kalian lihat di gang tadi adalah salah satunya, dan ada pintu rahasia juga di rumah hantu itu yang dihubungkan langsung dengan tempat ini melalui terowongan. Rumah ini menjadi pusat operasi kami dan di sini pulalah pintu-pintu rahasia itu terhubung dengan pintu-pintu rahasia yang lain lewat terowongan bawah tanah....

Read More

Derap Rantai Episode 9

drise-online.com – “AKU ADALAH agen rahasia yang telah ditanam di wilayah Persia ini sejak Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam masih hidup,” Aswad memulai ceritanya. “Jadi misi rahasiaku diberikan langsung oleh Rasulullah sendiri. Aku  ditugaskan untuk meneliti dan mengumpulkan informasi apapun yang berkaitan tentang pemerintah Persia di kota ini. Selain itu, aku diperintahkan untuk membangun sel dan jaringan serta fasilitas rahasia ini. Ternyata Rasulullah memang sudah merencanakan untuk mem-futuhat Persia lewat Ubullah ini. Aku harus terus memertahankan posisiku sampai datang instruksi selanjutnya, dan itulah kalian.” “Shollu ‘ala Rasulillah, semoga Allah melimpahkan rahmat dan barokahnya kepada Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam,” Mutsana memanjatkan...

Read More

Derap Rantai

Episode 8 drise-online.com – Sudah hampir dipastikan bahwa Mutsana dan Jabal akan tertangkap, namun Allah berkehendak lain. Tiba-tiba, pada dinding batu gang itu, di sisi sebelah kanan, muncullah pria kurus berwajah kutil, seolah-olah tadi dia bersembunyi di balik udara yang tipis. Ternyata ada sebuah pintu rahasia di dinding batu itu yang warnanya amat serupa dengan bagian-bagian dinding yang lain, sehingga tersamarkan. Pria itu melongok dari balik pintu, kemudian melambaikan tangannya, memanggil Mutsana dan Jabal. Seperti mendapatkan oase di tengah-tengah gurun pasir, Mutsana dan Jabal bergegas menghampiri pintu itu kemudian memasukinya. Pria berkutil buru-buru menutup pintu itu di belakang mereka....

Read More

Derap Rantai

Episode 7 drise-online.com – “Kalau begitu siapa dulu yang akan kita datangi? Yang kurus, atau yang gemuk?” Tanya Jabal. Pandangan matanya terulur kepada pedagang kain bertubuh kurus dan berwajah penuh kutil di seberangnya. Kemudian dia mengalihkan pandangan ke sisi lain, kepada seorang pedagang kain bertubuh gemuk yang juga berwajah penuh kutil. Dia mengamati dua pedagang kain berwajah kutil itu, salah satu di antaranya, diduga kuat, adalah Aswad bin Asadi, orang penting di dalam misi mereka yang harus mereka temui. “Kita tidak tahu, yang mana yang bernama Aswad,” kata Mutsana. “Kalau begitu kita cari tahu dulu,” tatapan mata Jabal segera...

Read More

Fast Respond



Newsletter

Follow Us!

Ahza Bookstore