Category: Monogatari

RUSAK SATU RUSAK SEMUA BY UNI AMATULLAH

kalau pesulap butuh mantra abracadabra untuk memunculkan Kkelinci dari dalam topinya, tidak dengan sekolah kami. Cukup menunggu jarum pendek diangka 10 dan jarum panjang diangka 12, aku bisa mendapatkan kelas yang kosong selama 15 menit. Ya, mantranya adalah bel istirahat pertama. Seperti biasa, Nadine selalu menjadi yang paling terakhir meninggalkan kelas. Kalau ditanya kenapa, jawabnya selalu enggak mau terjadi campur baur dengan mereka yang berdesak-desakan di pintu keluar. Dialah Nadine, teman satu kelasku, salah satu cewek jilbaber di sekolahku. “Nanti siang, temanin aku diskusi di rohis dulu ya sebelum pulang? Mau enggak?” tanya Nadine. Diskusinya anak-anak rohis? Boleh juga...

Read More

Mengingatkan aku Tentang itu by bamz dekoser

panji-panji hitam dan putih yang bertuliskan kalimat tauhid itu berkibar dengan gagahnya di PBundaran Air Mancur (BAM) Palembang. “Allahu Akbar, Allahu Akbar.” Kalimat Takbir bergumuruh di seputar BAM. Setidaknya pemandangan yang dengan tidak sengaja kusaksikan ini membuatku merindukan kembali berada di tengah-tengah laskar pengibar panji tauhid itu. Pemandangan ini mengingatkanku kembali, bahwa diri ini pernah menjadi bagian dari penggenggam bara ini. Aku ingin bergabung dalam barisan pengibar panji tauhid itu. Tapi, betapa malunya aku. Sehingga langkahku terasa semakin berat. Aku hanya bisa menyaksikan dari teras Masjid Agung saja, aktivitas yang pernah ku sebut sebagai 1 masiroh. “Allahu Akbar..!” “Saudara-saudaraku,...

Read More

Iblis Bermata Indah

25 Juni Alis matanya hitam seperti aspal jalanan yang baru di tuangkan. Sedikit mencuat ke atas ketika dia Amenengadahkan kepalanya. Bibirnya ranum terpoles lipgloss warna merah jambu. Sibakan rambutnya menebar wangi sampo yang aku baru lihat kemarin di mini market. Aduhai hati, jangan engkau goda aku dengan cara begini. “Hai, Riski. . .” sapanya dengan merdu yang diiringi gelak tawa kemudian oleh teman-temannya. Ghodul bashor, ghodul bashor Riski. Aduhai hati, pejamkan matamu. Jangan biarkan setan menjerat napsumu. Tuhan pasti melindungimu, Riski. “Shit!!!” buku-bukuku terjatuh. “Wah, Riski, jangan gerogi begitu dong! Aku bantu ya?” dia sengaja menggodaku. Dasar iblis bermata...

Read More

31 DESEMBER BY HIJRAWATI AYU WARDANI

“Ayolah Ir, sekali ini saja. Nanti nyesel, lho!” bujuk  Mia, entah sudah ke berapa kalinya. Namun aku tetap  kukuh dengan pendirianku. “Jarang – jarang lho kita bisa ngumpul teman –  teman sekelas, momentnya pas banget, acaranya pasti  seru!” Nina ikut mengompor – ngomporiku. Aku  menggeleng pelan ‘anak ini, sudah dibilangin nggak, tetap  nggak’ aku berujar dalam hati, sudah beberapa kali  kukatakan alasanku untuk tidak ikut merayakan malam  pergantian tahun yang direncanakan teman – teman  sekelasku yang tinggal dua minggu lagi, namun beberapa di  antara mereka tetap berharap dan membujuk agar aku ikut.  Pasalnya, mereka kekurangan dana untuk biaya transportasi...

Read More

Di Balik Kamboja oleh Dika Rahiyan Meilawati

aslm. De malam ini bisa kajian kan?” pesan yang diterima  Nisa tak lama dari ia baru meletakan tasnya setelah  Apulang kuliah,.   “Lan (panggilan kecil Nisa pada Wulan teman satu  kostannya). Kamu dapat sms dari mbak Winda gak?” “sms apa gitu  Sa?” tanya Wulan yang lagi asyik nongkrongin laptopnya,.   “Itu lho yang ngajak kita kajian, ntar malam kan jadwal  kita kajian” jawab Nisa sambil merebahkan badannya di atas  tempat tidur melepas lelah setelah seharian kuliah.  “Oh itu, iya tadi aku juga dapat smsmnya cuma lum  sempet aku balas, hehe..” jawab Wulan lagi. Tak terdengar lagi  suara dari arah...

Read More

Fast Respond



Newsletter

Follow Us!