Category: Monogatari

Di Balik Kamboja oleh Dika Rahiyan Meilawati

aslm. De malam ini bisa kajian kan?” pesan yang diterima  Nisa tak lama dari ia baru meletakan tasnya setelah  Apulang kuliah,.   “Lan (panggilan kecil Nisa pada Wulan teman satu  kostannya). Kamu dapat sms dari mbak Winda gak?” “sms apa gitu  Sa?” tanya Wulan yang lagi asyik nongkrongin laptopnya,.   “Itu lho yang ngajak kita kajian, ntar malam kan jadwal  kita kajian” jawab Nisa sambil merebahkan badannya di atas  tempat tidur melepas lelah setelah seharian kuliah.  “Oh itu, iya tadi aku juga dapat smsmnya cuma lum  sempet aku balas, hehe..” jawab Wulan lagi. Tak terdengar lagi  suara dari arah...

Read More

RAPOTKU KEBAKARAN BY ASIFA AZZAHRA AL MUSTANIR

“Bu’e aku tuh ndak mau sekolah disitu” Rengekku.1 “Kenapa tho nduk? Sudah kowesekolah disitu saja!  Bapak mu itu Kepala Lurah di  sini… jadi kamu harus sekolah  di sekolah yang bagus dan favorit” desak Ibuku. “Tapi tempatnya kan diluar kota Bu’e!” Kata ku. “Lha kenapa memangnya? Disana kan juga ada mas  Hendra yang kuliah UM, nanti Bu’e carikan Kost yang paling  muahal, biar kamu tambah kerasan di Malang ya!” Ibuku  tersenyum merayu. “Kenapa harus yang mahal tho Bu’e, itu buang-buang  duit namanya” “Biar orang kota itu tahu kalau kamu itu bukan  sembarang anak desa!”Kata Ibuku ngotot. “Mereka itu kan  selalu...

Read More

Album Kenangan oleh Yuni Astuti

zaky bersiap-siap pergi ke kampusnya di kota hujan.  Wajahnya suntuk sebab ia menggunakan waktu  Zmalamnya untuk mengerjakan proposal sebuah  kegiatan BEM-nya. Sebagai sekretaris dalam kegiatan rutin  tiap bulan Ramadhan itu, Zaky ingin benar-benar  menyukseskan acara yang kata beberapa temannya itu, sia-sia. Mahasiswa udah gak mempan lagi dikasih acara  Ramadhan seperti itu. Otaknya udah mampet sama kegiatan  hura-hura yang hedonis. Zaky hanya tersenyum  mendengarnya. Tidak semua mahasiswa menganut paham  hedonisme. “Kapan kamu pulang? Lama sekali kita gak  ketemuan. Waktu kamu pulang beberapa bulan lalu, kamu  gak sempet ke rumahku, Zaky!” suara Willy terngiang di  telinganya. Semalam Willy meneleponnya. Willy adalah...

Read More

Miss TTS

“Wow!”. “Apa?”, tanya Hesti agak kaget. Tapi Lia tidak memandang ke arah Hesti, tapi memandang kotak-kotak mendatar dan menurun TTS di lembaran majalahnya yang kini sudah terisi semua. “Kamu isi semua teka-tekinya”. Hesti memandang TTS yang dimaksud Lia. “Oh. Maaf. Aku mestinya izin dulu tadi”, katanya. “Tapi sekarang sudah terlanjur, gimana?”, katanya dengan perasaan menyesal. Waktu dia membaca majalah milik Lia yang dititipkan kepedanya, dia menemukan TTS di dalamnya dan langsung saja mengisinya dan lupa itu milik sahabatnya. Oh ya. Ngomong-ngomong, tokoh kita yang satu ini dulu punya hobi yang unik, Kawan. Kalau dulu teman sebayanya senang bermain pasar-pasaran...

Read More

Sekeping Debu Dua hari yang lalu By AZ 5173

Rabu, 25 Januari 2012 pukul 11.05  WIB Malam ini lelah menggelayut  manja di pundakku. Ku baringkan tubuhku di atas  hamparan kasur yang mulai menipis  termakan oleh waktu. Berat rasanya mata  ini namun tak jua mau terpejam.  Pandanganku terus menyapu langit-langit   kamar. Sesekali ku merebah ke kanan dan  kiri berusaha untuk menutup mata.  Bukannya terlelap justru kepalaku makin  pening. Entah apa yang terjadi pada diriku,  tak biasanya aku bertahan membuka mata  hingga larut begini. Apa mungkin ini tanda  dari insomnia? Ah,sungguh tersiksanya  diriku. Padahal aku tak punya riwayat  hidup penderita insomnia. Dan ku rasa  bukan itu penyebabnya. Malam terus merangkak....

Read More

Fast Respond



Newsletter

Follow Us!

Ahza Bookstore