DRISEr…… kali ini buku recommended kita ngebahas  tentang cinta! Upsss,,,,, cinta gitu loh. Yup, bahkan  Dngga tanggung-tanggung, buku berjudul “Cinta  Sang Penakluk”, akan ngasi gambaran nyata bagaimana  menempatkan cinta yang seharusnya.

Karena memang tiap manusia berbeda-beda ‘sisi  tersentuh’nya. Konon, cinta merupakan suatu hal yang  mudah dipahami sekaligus tidak habis untuk dibicarakan.  Karya duet ‘Cinta Sang Penakluk’ ini disajikan dalam bentuk  ‘edufiction’. Apaan tuh? Edufiction itu semacam nano-nano  antara fiksi dan non-fiksi. Dibuat ramuan tulisan semacam  ini karena ada orang yang lebih suka membaca fiksi  daripada literatur non-fiksi yang dipenuhi data dan analisis.  

Sayangnya karya fiksi memiliki keterbatasan dalam  mengungkapkan ide dan konsep. Fiksi lebih menyentuh  aspek rasa, emosi dan imajinasi. Pelahapnya bisa dibuat  nangis sejadi-jadinya, emosi setegang-tegangnya, itulah  fiksi. Non-fiksi juga punya kelebihannya tersendiri. Memang  tidak naratif, tapi deskripsinya mampu menjelaskan ilmu  dan informasi yang selama ini tidak kita ketahui. Menarik  banget ya?!

Salah satu fiksi yang ditampilkan dalam buku ini  sejudul dengan bukunya. Menceritakan tentang Tariq bin  Ziyad yang mendapat misi mulia yaitu pergi berjihad ke  Andalusia yang jauh disana. Satu sisi Tariq bahagia karena  artinya dia akan menaklukkan negeri, tapi di sisi lain ia  berkeberatan harus meninggalkan istri dan anak yang  dicintai.

Disitulah cinta diuji. Siapakah yang jadi juaranya??  Baca dong ah…. Bukan sekedar kisah yang menggelorakan jiwa,  ada pula bait-bait yang menggetarkan jiwa di balik cerita.  Bait yang menjelaskan makna cinta dan bagaimana harus  berhadapan dalam situasi genting seperti di atas. Berikut  petikannya: “Cinta dalam hati orang yang mendera tak  ubahnya dada manusia yang dipenuhi kumbang dan kupu-kupu. Penuh bunga dan warna. 

Mengingatnya membuat  kita bersemangat, penuh motivasi dan improvisasi. Kita  tidak akan kehilangan arah dan salah jalan. Cinta yang  seperti ini mampu menyelamatkan kita dari deraan galau.  Mengapa? Karena cinta model ini berupa cinta yang aktif  dan tumbuh sesuai pola.” Buku yang mengajak kita pada muhasabah cinta  bahkan mendorong kita menggapai cinta tertinggi yaitu  cinta yang diperuntukkan Rabb Yang Maha Mencintai.

So  DRISEr,,,, asli dah!  Buku ini layak menghiasi isi lemari, dan  pastinyaa…. untuk diambil pelajaran. Cinta oh cinta! Oya, sabagian royalti dari buku ini diperuntukkan  untuk keperluan agenda dakwah loh. Apalagi (insyaallah)  kemenangan islam sebentar lagi, sesuai izin-Nya. Yuk, kita  berlomba-lomba memperluas dakwah dan amal zariyah  berupa sedekah. Semangat ya cintaaaa!!! [Alga Biru]

Judul : Cinta Sang Penakluk
Penulis : Alga Biru dan Sayf Muhammad Isa
Ukuran : 12,5 x 17,5
Tebal : 68 halaman
Penerbit : D’Rise Publishing
Pemesanan: Dian (0898 2700 920)
atau hotline drise.