Majalahdrise.com – Umumnya, orang pake behel untuk merapikan giginya yang berantakan. Tengsin gitu lho saat tersenyum lebar, gigi geliginya terlihat kaya maju mundur ala Syahrini. Ada yang pede agak nongol ke depan, tapi tak sedikit yang minder dan ambil posisi di belakangnya. Kawat kecil yang dilem pada gigi dan menggunakan kabel tipis untuk menghubungkan satu kawat dengan yang lainnya ini juga dipake untuk merapikan gigi yang jarang. Bukan jarang sikat gigi ya. Tapi susunan gigi geligi yang syafnya renggang kaya yang lagi marahan. Padahal, kalo sholat aja harus rapi dan rapat biar berkah. Masa gigi dibiarin banyak celah, entar jadi tempat setan mangkal lho. Wkwkwk…

Selain alasan medis, kini pake behel udah masuk dalam kategori gaya hidup. Konon kabarnya, remaja en remaji yang giginya pake behel keliatan keren. Bikin mupeng teman-temannya yang giginya belon pada dipagerin. Walhasil, nggak cuman anak cewek yang biasanya peduli dengan penampilan senyum menawan. Kaum adam pun ikut-ikutan pasang pager gigi biar keliatan tambah kiyut bin unyu-unyu. Emang bener?

Bisa jadi. Kalo anak cowok yang pake behel pas banget dengan potongan wajahnya, jadi tambah ganteng bin imut. Kalo senyum enak dilihat. Kalau mereka tertawa, tampak jelaslah hiasan dalam mulutnya itu. Berkilau mencuri perhatian bak permata. Eits, tapi lain cerita kalo ternyata tampangnya pas-pasan terus maksa pake behel. Udah gitu bracket alias kawat gigi yang dipake kualitas kw lantaran pas-pasan. Ditambah karet behelnya warna-warni kaya pelangi. Walhasil, bukan senyum manis yang diumbar. Malah senyum nyengir yang bikin perut mual dan bergetar. Niatnya biar naikin level gengsi, yang terjadi malah kena infeksi gigi. #tepokjidat! *lebay ^_^

Anak cowo emang nggak umum pasang bracket gigi. Karakter cowok yang macho, kebanyakan cuek bebek dengan penampilan. Gak mau ambil pusing dengan gigi ginsul yang merajalela menghiasi mulutnya. Tapi bukan berarti magerin giginya dilarang lho. Cuman saran dari dokter gigi, sebaiknya alasan kesehatan yang jadi dorongan. Bukan lantaran tren pergaulan jadi pasangnya asal-asalan. Kalo nggak hati-hati, bisa kena I nfeksi gigi. Udah mah ongkosnya mahal, ternyata gak sesuai kebutuhan. Makanya, sebelum pake behel kenali jenis dan fungsinya. Cekidot!

  • Behel Metal. Behel jenis ini yang paling banyak dipakai. Ingat, pilih behel yang kualitas baik bukan yang kw apalagi pake kawat pager yang udah karatan. Lantaran behel tersebut bakal pakai selama 1 hingga 2 tahun tergantung jenis perawatan yang dilakukan.
  • Behel Estetis. Behel Estetis warnanya sama dengan warna gigi. Kalo giginya kuning, jadi kuning. Kalo giginya coklat, jadi coklat juga. Hehehe.. gak ding. Behel ini mirip dengan behel metal. Sangat nyaman dipakai, efektif untuk kesehatan gigi dan asyik aja ketika menggerakkan gigi.
  • Invisalign berupa alat untuk merapikan gigi tanpa kawat dan tanpa terlihat. Invisalign dibuat sesuai dengan bentuk gigi seseorang secara 3 dimensi. Dalam penggunaannya akan diganti setiap 2 minggu. Pembuatan alat yang baru akan sedikit demi sedikit berubah seiring pergerakan gigi.
  • Behel Damon. Behel damon hampir sama dengan behel metal, namun perbedaannya terletak pada pengunci kawat sendiri (self-ligating) sebagai pengganti karet. Behel Damon mempunyai beberapa kelebihan seperti lebih bersih, nyaman, dan menggerakkan mulut.
  • Behel Lepasan. Behel tipe ini hanya untuk anak-anak di bawah 12 tahun dan dalam kasus perawatan gigi yang ringan. Behelnya sangat mudah dilepas dan dipasang kembali karena mempunyai plat akrilik dibagian dalamnya.

Driser, kita sekedar ngingetin aja. Cowok pake behel nggak masalah kok. Terutama kalo alasannya untuk kesehatan. Biar tambah kinclong tuh senyuman. Tapi kalo alasan cuman demi gengsi, not recommended deh. Khawatir pasang behel gak sesuai prosedur. Bukannya tambah menarik, malah bikin jijik. Oh ya, mau pake behel atau nggak, yang penting jaga tuh gigi biar aman dan terkendali. Selamat merawat gigi! [@Hafidz341]

 

BOX:

Do & Don’t Bagi Cowok Gigi Kawat

Do It

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni,

  • Rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi.
  • Jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket.
  • Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket.
  • Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter.
  • Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan.
  • Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Don’t Do It

  • Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan.
  • Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras.
  • Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.[]

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi 45