aslmkm drise mw tanya ni apa ya  hukumnya kalo qta ngaji tpi ada unsur  untuk menuntut ilmu hitam / ilmu putih  ? misal: supaya tubuh menjadi kebal  ,tahan bacok , dll emang ada yah ilmu  gituan ? mhon dbls ya (zahra-bogor)

Wa’alaikumslm.wrwb.  Saudaraku,  pada dasarnya  menuntut ilmu hukumnya wajib, hanya  istilahnya dibedakan, kalau  mempelajari ilmu agama (yang terkait  dengan pemenuhan kewajiban yang  sifatnya individual) itu fardhu ‘ain.  Artinya wajib bagi setiap muslim  mempelajarinya. Sementara  mempelajari ilmu-ilmu umum adalah  fardu kifayah.

Artinya kalau secara  fungsional sudah tercukupi  kebutuhannya maka gugur kewajiban bagi yang  belum mempelajarinya. Dalam ranah keilmuan  Islam sangat luas cakupannya,  menyangkut hal  yang bisa diverifikasi dan hal-hal yang bersifat  metafisik.   Didalam kajian imu tauhid memang ada  yang menyinggung masalah amrun kahriqun lil  ‘adah (perkara yang luar biasa).  Maksudnya  sesuatu yang dilakukan manusia tetapi tidak  wajar terjadinya, seperti: tidak mempan  dibacok, berjalan diatas air, bisa menghilang dll.  

Bahkan di tanah jawa ada ilmu atau ajian yang  disebut kedotan (ilmu kebal), brojo musti  (kekuatan pukulan penghancur), lembu sekilan  (ilmu yang bisa menghindarkan badan dari  sejata apapun meski dalam jarak satu jengkal)  dll.  Nah amrun khariqun lill ‘adah ini ada tiga,   yaitu:

  1. Mukjizat > hanya diberikan kepada nabi dan rasul, dan tidak dapat dipelajari, maka bisa dipastikan bahwa selain nabi dan rasul tidak  akan mendapatkan mukjizat.
  2. Karamah > diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya yang shalih yang dekat denganNya atau biasa  disebut wali-wali Allah, dan karamah ini tidak  dapat dipelajari.
  3. Sihir > sesuatu yang luar biasa yang bisa diakukan oleh seseorang dan bisa dipelajari. Dengan  melihat ketiga  amrun  khariqun lil’adah ini, maka bisa disimpulkan  bahwa semua perkara luar biasa yang dilakukan  manusia karena bisa dipelajari maka itu  termasuk sihir, maka hukum mempelajarinya adalah haram.  

Misalnya seseorang yang akan  menguasi ilmu kebal harus puasa 5 hari  tanpa buka (buka dengan sesuap nasi  dan seteguk air), kemudian pada malam  kelima ia harus membaca mantra  tertentu seribu kali setelah itu di uji dan  bisa dibuktikan ia tidak mempan dibacok  maka ini merupakan salah satu bentuk  sihir.

Perlu diketahui bahwa semua itu  terjadi karena keterlibatan makhluk yang  disebut jin. Sang jin terpangggil untuk  datang karena mantra-mantra tertentu  yang dibaca seseorang.  Oleh karena tidak usahlah kita  mempelajari ilmu-ilmu tersebut.  Pelajarilah ilmu-ilmu yang dapat  memperkuat akidah kita, pelajari pula  ilmu fikih, ushul fikih dll. Yang dengannya  kita dapat ibadah dengan benar serta  mengetahui khazanah pemikiran islam.  Dan jangan lupa dakwahkan ilmu yang  sudah dipelajari. hal ini akan sangat  memungkinkan kita menjadi wali-wali  Allah yang mendapatkan karamah dari  Allah dalam bentuk Nashrullah  (pertolongan Allah) sehingga kita  diberikan kemudahan dalam berdakwah,  hujjah yang kuat didepan para penentang  serta datangnya kemenangan bagi  ummat ini. Walahu a’lam[]