ilmu hitam[DRise-#027] aslmkm drise mw tanya ni apa ya hukumnya kalo qta ngaji tpi ada unsur untuk menuntut ilmu hitam / ilmu putih ? misal: supaya tubuh menjadi kebal ,tahan bacok , dll emang ada yah ilmu gituan ? mhon dbls ya (zahra-bogor)

Wa’alaikumslm.wrwb.

Saudaraku,  pada dasarnya menuntut ilmu hukumnya wajib, hanya istilahnya dibedakan hingga muncul ilmu hitam atau ilmu putih. Kalau mempelajari ilmu agama (yang terkait dengan pemenuhan kewajiban yang sifatnya individual) itu fardhu ‘ain. Artinya wajib bagi setiap muslim mempelajarinya. Sementara mempelajari ilmu-ilmu umum adalah fardu kifayah. Artinya kalau secara fungsional sudah tercukupi kebutuhannya maka gugur kewajiban bagi yang belum mempelajarinya. Dalam ranah keilmuan Islam sangat luas cakupannya,  menyangkut hal yang bisa diverifikasi dan hal-hal yang bersifat metafisik.

Di dalam kajian imu tauhid memang ada yang menyinggung masalah amrun kahriqun lil ‘adah (perkara yang luar biasa).  Maksudnya sesuatu yang dilakukan manusia tetapi tidak wajar terjadinya, seperti: tidak mempan dibacok, berjalan diatas air, bisa menghilang dll. Orang lazim mengkaitkkannya dengan ilmu hitam Bahkan di tanah jawa ada ilmu atau ajian yang disebut kedotan (ilmu kebal), brojo musti (kekuatan pukulan penghancur), lembu sekilan (ilmu yang bisa menghindarkan badan dari sejata apapun meski dalam jarak satu jengkal) dll.

Nah amrun khariqun lill ‘adah ini ada tiga,  yaitu: 1. Mukjizat > hanya diberikan kepada nabi dan rasul, dan tidak dapat dipelajari, maka bisa dipastikan bahwa selain nabi dan rasul tidak akan mendapatkan mukjizat. 2. Karamah > diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya yang shalih yang dekat denganNya atau biasa disebut wali-wali Allah, dan karamah ini tidak dapat dipelajari. 3. Sihir > sesuatu yang luar biasa yang bisa diakukan oleh seseorang dan bisa dipelajari yang sering berhubungan dengan ilmu hitam. Dengan  melihat ketiga  amrun khariqun lil’adah ini, maka bisa disimpulkan bahwa semua perkara luar biasa yang dilakukan manusia karena bisa dipelajari maka itu termasuk sihir, maka hukum mempelajarinya adalah haram.

Misalnya seseorang yang akan menguasi ilmu kebal harus puasa 5 hari tanpa buka (buka dengan sesuap nasi dan seteguk air), kemudian pada malam kelima ia harus membaca mantra tertentu seribu kali setelah itu di uji dan bisa dibuktikan ia tidak mempan dibacok maka ini merupakan salah satu bentuk sihir. Perlu diketahui bahwa semua itu terjadi karena keterlibatan makhluk yang disebut jin. Sang jin terpangggil untuk datang karena mantra-mantra tertentu yang dibaca seseorang.

Oleh karena tidak usahlah kita mempelajari ilmu-ilmu tersebut. Pelajarilah ilmu-ilmu yang dapat memperkuat akidah kita, pelajari pula ilmu fikih, ushul fikih dll. Yang dengannya kita dapat ibadah dengan benar serta mengetahui khazanah pemikiran islam. Dan jangan lupa dakwahkan ilmu yang sudah dipelajari. hal ini akan sangat memungkinkan kita menjadi wali-wali Allah yang mendapatkan karamah dari Allah dalam bentuk Nashrullah (pertolongan Allah) sehingga kita diberikan kemudahan dalam berdakwah, hujjah yang kuat didepan para penentang serta datangnya kemenangan bagi ummat ini. Walahu a’lam[]