Buat yang doyan chatting, teknologi instant messenger alias  pesan instant pastinya jadi pilihan untuk berekspresi.  BSemenjak koneksi internet diperkenalkan ke khalayak  ramai, pengiriman pesan teks berbasis koneksi internet jadi buah  bibir, mulut, dan gusi. Pulsa nelepon bisa dipangkas abis dengan  koneksi internet.

Ngobrol sepuasnya bayar sekenanya. Yess!  Awalnya, pada tahun 1970 aplikasi instant messenger muncul  dalam sistem operasi multi-user seperti UNIX untuk memudahkan  komunikasi antarpengguna yang sama. Lalu pada tahun 1980-an,  muncul pesan online yang saat itu dikenal dengan on-line  messages (OLM) sebagai layanan online dari Quantum Link bagi  pengguna komputer Commodore 64 yang berupa layanan pesan  antar penggunanya. Aplikasi yang mirip juga ditawarkan oleh  Amerika Online lewat AOL Instant Messages yang populer dengan  sebutan AIM.

Sejak saat itu, perkembangan instant messenger  tumbuh pesat bagai jamur di musim hujan.  Belakangan ini, sejumlah layanan instant messenger juga  sudah mulai menyediakan layanan video conference, Voice Over IP  (VoIP), dan web conferencing. Biayanya pun semakin murah bin  hemat.  Bahkan dengan tambahan layanan gratis yang melimpah.  Kita kenalan yuk dengan beberapa instant messenger yang  populer di dunia Ariel, eh dunia maya. Nyook..!

Migg Mig33 yang didirikan oleh Steven Goh dan Mei Lin Ng resmi dirilis  pada Desember 2005. Penggunanya mendapat keuntungan lewat  telepon VoIP yang murah, SMS, dan IM, serta layanan mobile chat  rooms, profil, hingga bertukar foto hanya lewat ponsel.  mIRC mIRC diciptakan tahun 1995 oleh Khaled Mardam-Bey sebagai  sarana chatting. mIRC memiliki pengguna terbanyak dalam  kategori chatting dan diunduh sebanyak 9,129,578 kali (CNET,  Oktober 2007). Bahkan mIRC masuk dalam daftar Nielsen-Net  sebagai “10 terbaik applikasi internet” (2003). Sayangnya mIRC  hanya melayani chatting dengan teks, tak seperti media audio  visual di Yahoo Messenger atau MSN.

Yahoo Messenger Yahoo! Messenger alias YM, menjadi messenger gratis sejuta  umat. Penggunaan ID Yahoo! otomatis punya akun YM. Sejak  kerjasama Yahoo! dengan Microsoft pada Juli 2006, YM semakin  populer dan unggul berkat pesan teks real-time antar akun  Yahoo! atau Windows Live™ Messenger, berbagi foto lewat Flickr,  panggilan suara, SMS, webcam, konferensi, ber-YM ria dengan  rekan di jaringan Windows Live™ Messenger, Reuters Messaging,  dan Lotus Sametime, serta kirim file hingga 2 gigabita!

GTalk Messenger berbasis web milik Google ini unggul dalam  komunikasi pesan instan dan VoIP. Google Talk (GTalk) dirilis 24  Agustus 2005 yang disediakan gratis dan dapat diunduh bagi  siapa saja yang telah memiliki akun Google. Sejak November  2007, GTalk berturut-turut mengeluarkan layanan percakapan  (chatting) kelompok, chatting AOL Instant Messenger, Chatback,  hingga video chat serta Skype.

Skype Skype dibangun oleh dua ahli teknologi informasi asal  Luksemburg, Niklas Zennstrom and Janus Friis tahun 2003.  Setelah dibeli Microsoft, Skype kini memiliki lebih dari 600 juta  penggunanya di seluruh dunia. Kelebihan Skype di antaranya  kualitas gambar dan suara, kecepatan koneksi, dan pastinya biaya  super murah. Bahkan bisa juga menghubungi orang yang tidak  memiliki komputer atau akun Skype via nomor telepon rumah  atau ponsel di seluruh dunia dengan tarif lokal.

BlackBerry Messenger (BBM) Dengan memiliki server sendiri di Kanada, layanan messenger dari  Research In Motion (RIM) mampu menyihir pengguna ponsel  pintar. Cukup tahu Pin BB, request, kalo di accept langsung bisa  ngobrol murah lewat BBM berupa pesan, gambar, dan video.  Layanan jasa BBM dibebankan kepada operator, dan pelanggan  pun harus membayarnya. Sayangnya, layanan terbatas hanya  antarpengguna BlackBerry.

WhatsApp Layanan WhatsApp menjawab keterbatasan lintas platform dalam  berbagai layanan messenger. Bahkan WhatsApp yang  menghilangkan sekat seperti PIN atau user ID, digadang-gadang  akan menjadi “pembunuh” BBM. WhatsApp memberikan  keleluasaan “berkomunikasi” dengan pengguna iPhone, Nokia,  atau Android meski memakai Blackberry. Asyiknya lagi, pengguna  hanya disyaratkan menggunakan satu nomor ponsel sebagai  identitas.  

Line Messenger Line dikembangkan oleh perusahaan Jepang bernama NHN  Corporation. Line pertama kali dirilis pada Juni 2011 dan hanya  dapat digunakan pada sistem iOS dan Android. Setelah sukses  pada kedua sistem tersebut Line masuk dalam sistem operasi  besutan BlackBerry. Lalu pada tahun 2012, Line resmi  meluncurkan aplikasi yang dapat digunakan pada perangkat Mac  dan Windows. Kesuksesan Line sebagai aplikasi instan messeging  terlihat dari pengguna yang mencapai 101 juta di 230 negara di  dunia. Line menduduki posisi 1 dalam kategori aplikasi gratis di 42  negara.  Drise, sekarang pilih deh aplikas instans messenger mana  yang mau kamu pakai berchatting ria. Mau nyobain satu-satu juga  boleh.

Biar bisa ngerasain kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi tetep, jangan bergonta-ganti pasangan. Karena  beresiko kantong bakal bolong. Dan gunakan dengan bijak, biar  teknologi membuat kita semakin taat, bukan malah jadi sarana  bermaksiat. Met berchat ria..! [341]