Majalahdrise.com – Sepanjang bulan Oktober 2015,  diselenggarakan sebuah acara akbar  di 26 titik kota se-Indonesia.  Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia kembali  memanggil jiwa-jiwa para intelektual muda.  Mengajak turut serta bersama berperan  dalam membangun peradaban bangsa.  Kebangkitan umat termasuk  kalangan intelektual muda adalah  hal  yang  ditakuti negara barat. Karena akan  mencabut hegemoni mereka terhadap  dunia islam. Oleh karena itu barat  menggunakan segala cara untuk mencegah  kebangkitan, termasuk menjadikan  perempuan (muslimah) sebagai sasaran  penghancuran. Mereka menggunakan  bahasa feminisme dan gerakan-gerakannya  dalam rangka melanjutkan kepentingan  kolonialis di seluruh negeri-negeri islam  termasuk Indonesia. Kehancuran perempuan dan  generasi akibat racun feminisme telah  nyata. Jika narasi feminisme dengan  pemberdayaan perempuan diranah publik,  faktanya tidak berujung membela  perempuan dan generasi, maka siapakah  yang diuntungkan dari perjuangan feminis  ini?. Sesungguhnya pemerintah Barat telah menggunakan hak-hak perempuan dan idealisme feminis untuk mengejar dan memperpanjang kepentingan penjajahan

mereka di kawasan dunia islam. Hal ini satu paket dengan tujuan sekulerisasi sistem dan pemikiran umat dengan cara mengikis keimanan mereka terhadap islam, mencegah kebangkitan islam.

Persembahan untuk bangsa dari mahasiswi Indonesia!

26 kota penyelenggara:

Jakarta | Bandung | Bogor | Serang | Jogja |

Semarang | Solo | Purwokerto | Surabaya |

Malang | Jember | Aceh | Medan |

Palangkaraya | Makassar | Kendari |

Kendari | Palu | Gorontalo | Ternate

==========================

www.hizbut-tahrir.or.id

Facebook : www.facebook.com/mediamhti

Twitter : www.twitter.com/women4khilafah

Youtube : www.youtube.com/

MUSLIMAHMEDIACENTER