Kurma adalah pohon yang memiliki batang yang tinggi  lurus, tumbuh di daerah tropis. Keistimewaanya banyak  Ksekali. Buahnya Manis, Dapat di makan mentah, setengah  matang atau matang, mudah di petik dan sangat bergizi lagi  berkalori tinggi ia mengandung sekitar 20% air dan 65% Kalori.  

Masyarakat Arab menjadikan dari buah kurma arak, bijinya  makanan onta sedangkan dari dahan pohon kurma mereka  minum airnya. Pelepahnya mereka jadikan bahan kumah  kediaman mereka, juga dari pohon itu mereka membuat tikar,  tali, bahkan perlengkapan rumahtangga. Sedemikian penting dan bermanfaat pohon ini bagi  masyarakat Arab sehingga mereka menamakanya karam yang di  indonesia menjadi kurma.

Kata karam terambil dari akar kata  yang terdiri dari huruf-huruf kaf, ra, dan mim yang mengandung  makna kemulyaan keluhuran budi serta keistimewaan sesuai  objeknya. Bagaimana pandangan dari segi medis? Yang menarik adalah Allah Dalam Al-Quran “Artinya : Dan  goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya  pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak  kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.  

Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah,  ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang  Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang  manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26] Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan  ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang  lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma  basah”  Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb  An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah  dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan  hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman  dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena  banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan  bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama.  

Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk  mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya  (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi).  Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma  basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk  dicerna dengan cepat oleh tubuh”  Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan  besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang  sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah  Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra  (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah  melahirkan).

Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma  matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses  pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang  dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang  terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium  merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan  bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling  berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum. Nah tahukan makanan pertama untuk berbuka di sarankan  kurma kenapa? Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk  berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang  kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali  dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan  makan dan minum.

Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh  dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada  tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan  dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang  berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan  minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau  lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut.  Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman  ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena  kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat  gula dan air. Tidak hanya itu Buah kurma mengandung vitamin A yang  baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata,  menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme  lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta  menenangkan sel-sel saraf. Buah kurma juga kaya dengan zat  garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan  Potasium.

 Buah kurma adalah makanan terbaik untuk  menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena  meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah  dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein  seperti ikan dan telur. Begitu banyak manfaat dari kurma, pantas jika buah ini di  sunahkan menjadi makanan saat berbuka puasa, kalau pun tidak  ada maka ganti dengan yang manis-manis. Semoga puasa kita  diterima Allah SWT