Majalahdrise.com Yang gak doyan sains minimal  pernah dengerlah nama Einstein yang  disebut sebagai penemu teori ini. Relativitas  adalah teori yang merupakan revolusi dari  ilmu matematika dan fisika. Ngek ngek…  matematika ketemu fisika, digabungin  sepertinnya emang bakal jadi sesuatu yang  menarik untuk diperbincangkan buat  penggemar mata pelajaran itung-itungan.  Kalau yang gak doyan, kudu ngitung-ngitung  langkah buat mundur secara teratur  hehehe…

Driser, menurut catatan sejarah, 1000  tahun sebelum Einstein mencetuskan teori  relativitas, seorang ilmuwan Muslim pada  abad ke-9 M telah meletakkan dasar-dasar  teori relativitas tersebut. Dialah al-Kindi.  Dalam kitabnya, Al-Falsafah al-Ula, al-Kindi  mengemukakan bahwa fisik bumi dan  seluruh fenomena fisik (waktu, ruang,  gerakan dan benda) semuanya relatif dan tidak absolut. Teori Einstein tentang  relativitas yang dipublikasikan dalam La  Relativite disinyalir banyak dipengaruhi oleh  pendapat al-Kindi. Nah, sayangnya yang lebih  terkenal adalah Einstein, sementara Al-Kindi?  Bisa jadi sobat semua baru nemu nama  beliau dalam tulisan ini.

Penting untuk  diketahui pemirsah, Al-Kindi udah  mewariskan karyanya berupa 256 jilid buku  dari berbagai disiplin ilmu! Wow, it’s cool  Man!.  Saat Islam masih berjaya, kepedulian  negara akan pendidikan emang betul-betul  diperhatikan. ini karena negara pada saat itu  faham, bahwa pendidikan adalah kebutuhan  masyarakat, dan ngeh bahwa ilmu adalah  pelita hidup. Gak kayak sekarang, udahlah  biayanya mahal, fasilitas juga gak memadai,  huhu…

Bukti bahwa negara pada saat itu  peduli akan pendidikan adalah nyiapin  sarana prasarana termasuk perpustakaan.  Andalusia pada abad ke-10 telah memiliki 20  perpustakaan dengan koleksi buku  terbanyak dijamannya. Perpustakaan umum  di cordoba telah memiliki 400 ribu judul  buku. Sementara perpustakaan gereja  cantebury yg terbilang lengkap pada abd ke-14 (4 abad setelahnya), hanya memiliki  koleksi buku 1800. Perpustakaan daarul  hikmah di kairo juga memiliki koleksi dua  juta judul buku. Perpustakaan umum di  tripoli di syam memiliki koleksi 3 juta buku.

Meski Akhirnya di bakar oleh pasukan salib  eropa. Di Andalusia, pernah pula terdapat  Perpustakaan al-Hakim yang menyimpan  buku-bukunya di dalam 40 ruangan. Setiap  ruangan berisi tidak kurang dari 18 ribu  judul buku. Artinya, perpustakaan tersebut  menyimpan sekitar 720 ribu judul buku.  Wohooo…  Ngeliat semangat para penuntut  ilmu dan kepedulian negara terhadap ilmu  emang bener-bener membuat kita rindu  akan bangkitnya Islam. Saatnya kita ikut  ambil bagian dalam memperjuangkan  bangkitnya Islam yang bakal membawa  rahmat bagi seluruh alam. So, tunggu  apalagi? Hayo aktif ngaji biar kamu ngeh  betapa Islam itu amazing banget ketika  difahami, apalagi diterapkan. Yuk Merapat..!  [Juanmartin]

Di muat di Majalah Remaja islam Drise Edisi 50