Assalamu ‘alaikum Wr.Wb Mbak, bagaimana ya agar Kita menjadi  orang yang berani mengakui kesalahan dan  meminta maaf kepada orang lain (Ina, Mlng)

Wa’alaikumussalam Wr.Wb. Dik Ina yang baik,

Meminta maaf merupakan salah satu hal  yang paling sulit dilakukan orang. Walaupun  seseorang menyadari kesalahannya kepada  orang lain, meminta maaf bukanlah perkara  mudah. Ada rasa gengsi, sombong yang  menghalangi seseorang untuk bisa berkata,  “Aku minta maaf.” Hal ini karena diri merasa  besar, sehingga malu dan tidak bersedia  meminta maaf.  

Dik Ina yang baik, Manusia tempat salah dan khilaf.  Sebaik-baik manusia bukanlah yang tidak  pernah berbuat kesalahan. Manusia  terbaik adalah seseorang yang segera  menyadari kesalahannya, memohon maaf  dan berusaha tidak mengulanginya lagi.  Seseorang yang memiliki kelembutan hati,  ia akan mudah menyadari kesalahannya.  

Agama mengajarkan kita untuk segera  meminta maaf ketika menyadari  kesalahan. Kita beristighfar, mohon  ampun kepada Allah segera setelah  menyadari adanya perbuatan dosa,  kekeliruan, niat yang buruk yang sempat  muncul dan kita lakukan. Kita juga  bersegera mendatangi orang yang  terlanjur tersakiti akibat perbuatan kita  dan meminta maaf darinya. Dengan  meminta maaf, kita sebenarnya sedang  menyelamatkan diri kita dan berusaha  menghapus kesalahan yang telah terjadi. Dik Ina yang baik,  

Mengakui kesalahan adalah awal dari  sebuah perbuatan besar.  Mempertanggungjawabkan kesalahan  yang kita perbuat adalah langkah menuju  kebahagiaan. Kesalahan akan menjadikan  kita gelisah, dipenuhi rasa takut.  Mengakui kesalahan akan menjadikan kita  merasa tenang, tidak dihantui rasa  bersalah. Mengakui kesalahan tidak akan  menjadikan seseorang menjadi rendah,  sebaliknya ia telah berani bersikap besar.  

Dik Ina yang baik,  Seseorang akan ringan melakukan  sesuatu jika sudah terbiasa. Biasakan  segera meminta maaf atas apapun yang  kita rasa tidak tepat. Misalkan kita  terlambat 5 menit untuk menghadiri  suatu janji dengan teman, mintalah maaf  atas keterlambatan tersebut meskipun  teman kita bisa saja menganggap tidak  ada masalah. Ketika kita berbicara sesuatu  yang bisa menyinggung orang lain,  segeralah minta maaf jika kita  menyadarinya, meskipun orang yang kita  khawatirkan tersinggung bisa jadi tidak  merasa apa-apa. Dengan cara ini kita  berusaha mengikis ego pribadi,  meruntuhkan rasa ingin dihormati, dan  berhati-hati dalam bertindak.  

Dik Ina yang baik, semoga Allah SWT  memasukkan cahaya keimanan kepada  kita, sehingga hati kita sangat takut  berbuat dosa dan maksiat kepada Allah  SWT, mudah menyadari kesalahan, serta  mudah meminta maaf.[