point penting yang patut kita perhatikan kalo lagi asyik  dengerin musik adalah liriknya. Yup, secara gitu lho, lirik  musik mainstream sejenis pop dan konco-konconya  nggak jauh berisi seputar cinta dan permasalahannya. Kalo  nggak sadar diri, bisa kebawa-bawa tuh jadi pemuja cinta dan  melupakan Allah sebagai pemilik segala rasa cinta.  Makanya, kita udah harus bisa memilah dan memilih  jenis hiburan nyanyian yang pas. Biar nggak bikin kita terlena  dan melupakan kewajiban.

Salah satu alternatif yang pas buat  manjain telinga kita dengan musik, adalah nasyid. Eit, bukan  nasyid rames atau nasyid padang ya? Hehehe…maksa dot kom.  Nasyid berasal dari bahasa Arab, ansyada-yunsyidu,  artinya “bersenandung”.

Definisi nasyid sebagai format  kesenian adalah senandung yang berisi syair-syair keagamaan.  Orang yang menyanyikan nasyid biasanya disebut munsyid.  Nasyid tidak hanya sekedar lagu, tapi juga memiliki nilai  spiritual yang tinggi baik dari segi syairnya maupun munsyid-nya. Syair atau lirik nasyid harus memiliki pesan rohani atau  pesan islami yang kuat

SEJARAH NASYID DI INDONESIA

Musik nasyid sendiri mulai hadir di Indonesia sekitar  tahun 1980-an. Saat itu nasyid hanya dilantunkan di forum-forum terbatas oleh aktivis muslim di beberapa kampus dan  sekolah. Oleh mereka, nasyid digunakan sebagai media  pengobar semangat para aktivis dakwah dengan syair-syair  yang bernuansa perjuangan fisabilillah (di jalan Allah SWT.)  yang menggelora.

Lalu, memasuki era tahun 1990-an, nasyid  mulai dikenal masyarakat luas dengan syair yang berisi nasihat,  kisah-kisah para nabi, dan pujian kepada Allah SWT. Geliat dunia musik nasyid juga melahirkan grup-grup  domestik, seperti Qatrunnada, Senandung Nasyid, dan Snada.  Lirik-liriknya tetap religius namun dibawakan dengan nuansa  pop yang membuat nasyid kian berkibar. Pada Ramadhan tahun 2005, musik nasyid semakin akrab  di telinga masyarakat Indonesia. Salah satu stasiun televisi  swasta menyelenggarakan Festival Nasyid Indonesia dan  Festival NTQ (Nasyid, Tausyiah, dan Qiroah), layaknya  perhelatan Indonesian Idol atau Akademi Fantasi yang tengah  digandrungi masyarakat.  Nasyid nggak sekedar nyanyian.

Tapi udah jadi salah satu  uslub dakwah yang pas banget buat para musik mania. Apalagi  nasyid hadir dengan genre yang beraneka ragam. Gak kalah  dengan dengan aliran musik sekuler lainnya. Mulai dari irama  tanpa musik alias acapella; dengan iringan musik musik yang  minimalis (drum saja); berirama mars dengan karakter  semangat menyeru;  dibawakan dengan alat musik perkusi; atau  dengan alat musik lengkap modern. Lengkap deh pokoknya! Soal lirik, nasyid emang paling poll buat kita. Lantaran isinya  mengajak kita untuk makin cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, dan  cinta Dakwah.

 Ada yang dibawain dengan beat slow bin  melankolis, rock, atau pop. Semuanya easy linstening. Nggak heran  beberapa kelompok nasyid nusantara kian beredar di jagad musik  dalam negeri. Sebut saja Snada, Suara Persaudaraan, Izatul Islam,  Asyabab, Harmoni Voice, Sam Abdullah, Bijak, dan lain-lain. Driser, pas banget kalo kita bilang nasyid sebagai pilihan  terbaik buat kita para musik mania. Selain terpenuhi kehausan kita  akan hiburan vokal suara, hati dan pikiran kita juga keep in touch  dengan Islam dan Allah. Malah nasyid bisa juga mengobarkan  semangat dakwah. Ya udah, segera deh jadikan nasyid bagian dari  koleksi MP3-mu dan tetep, ngaji dan dakwah jangan ampe  kelupaan. Berangkaat![341]

 

Lima style nasyid yang cukup eksis di blantika musik nusantara :

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA (Tanpa alat musik, untuk sound effectnya hanya memakai suara mulut saya menyerupai bunyi alat musik).

Contoh Grup Nasyidnya : Gradasi , Justice Voice, Fatih, Snada Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA dengan musik minimalis (Drum atau Gitar saja) yang berirama haroki(mars/bersemangat) dan juga seperti lagu pop.Contoh Grup Nasyidnya : Izzatul Islam, Shoutul Harakah , Edcoustic Dll
  2. Nasyid yang dibawakan dengan PERKUSI (kebanyakan berisi puji pujian kepada allah SWT

atau nabi muhammad SAW. Contoh Grup Nasyidnya : Snada (kadang-kadang), Raihan,Qatrunnada, The Fikr Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan BEATBOX (Musik mulut hampir menyerupai Accapella tetapi ini butuh

keterampilan khusus untuk mempraktekkannya)Contoh Grup Nasyidnya : Sintesa Vocal Play (Pendatang baru), Fatih (Kadang-kadang) Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ALAT MUSIK LENGKAP.

Contohnya : In Team, Hijjaz, Saujana, De Hearty Dll