drise-online.com – Seiring maraknya mobile photography alias fotografi ponsel, sosial media tempat berbagi foto kebanjiran akun. Dari foto momen yang unforgetable hingga aksi selfie berseliweran di sosial media. Tak cukup sekedar teks, upload foto di facebook dan twitter pun nggak pernah ketinggalan. Bahkan sekarang dipermudah cara uploadnya. Biar makin banyak foto yang berbicara di sosial media.

Selain facebook dan twitter yang udah populer di sosial media, ternyata ada juga varietas sosmed yang menghususkan dirinya tempat berbagi foto. Berikut diantaranya:

 

  1. Flickr

Flickr adalah layanan berbagi foto yang lebih dulu muncul, atau bisa dikatakan nenek moyangnya layanan berbagi foto. Sampai saat ini Flickr yang diakuisisi Yahoo! Beberapa tahun yang lalu menjadi layanan berbagi foto paling populer. Hal ini terbukti dari ada lebih dari 4.000 foto yang diunggah tiap menitnya. Menurut PCMag, angka ini naik tajam bila dibandingkan dengan 200 foto per menit yang terjadi sekitar tahun 2005.

Flickr dikembangkan oleh Ludicorp, sebuah perusahaan yang berbasiskan di Vancouver, Kanada yang dibangun pada tahun 2002. Pada tahun 2005, Yahoo! Inc. Mengambil alih Ludicorp dan Flickr. Flickr menjadi tempat asyik berbagi foto di grup dan komunitas. Flickr yang baru saja melakukan penyegaran di situsnya, hingga kini masih terus mengembangkan fitur-fitur di dalamnya. Dalam penyegaran terbaru, beberapa penawaran pengunggahan foto terbaik yang dikeluarkan Flickr pemakaian teknologi HTML 5 dan penambahan batas ukuran file.

 

  1. Instagram

Nama instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “fotoinstan”. Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram”, dimana cara kerja telegram sendiri adalah untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Samahalnya dengan Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram berasal dari instan-telegram. Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Popularitas Instagram makin merajalela lantaran tidak hanya untuk iPhone tapi juga merambah platform Android. Instagram menawarkan belasan filter untuk membuat foto terlihat lebih cantik dan terkesan dramatis. Banyak diminati aktifis selfis.

Pengguna Instagram juga bisa membagikan fotonya di situs-situs favorit seperti Twitter dan Facebook langsung dari layanan Instagram. Namun layanan berbagi foto ciptaan Kevin Systrom itu bukan tanpa kekurangan. Foto yang dihasilkan terlalu kecil dan dikhawatirkan layanan itu nantinya akan dilibas oleh aplikasi foto lain, terutama setelah ia bernaung di bawah kekuasaan Facebook.

 

  1. 500px

500px adalah sebuah komunitas foto yang didukung oleh orang-orang kreatif di seluruh dunia yang memungkinkan Anda menemukan, berbagi, membeli atau menjual foto-foto inspirasi anda.
Versi pertama dari 500px terungkap pada hari-hari awal fotografi digital. Pada saat itu, semuanya sedikit berbeda – Internet masih sangat lambat, kamera 3,2 megapiksel adalah yang terbaik dan 500 piksel adalah ukuran yang baik untuk foto yang ditampilkan pada monitor CRT. Selama bertahun-tahun, platform 500px mengalami sejumlah revisi dan perubahan, tumbuh bersama dengan teknologi dan fotografer, dan menjaga fokus pada foto berkualitas tertinggi.

 

  1. Pinterest

Sosial media berbasis foto yang diluncurkan tahun 2010 ini terus membuntuti popularitas facebook dan twitter. Setiap bulan lebih dari 11 juta pengunjung unik malang melintang di sosial media besutan Ben Silberman dan Paul Sciarra ini. Dengan tampilan yang menarik, layanan berbagi foto di pinterest banyak diminati kaum hawa untuk sekedar narsis hingga jualan. Para penggunanya bebas mengunggah foto atau menemukan foto-foto yang menarik. Pengguna bisa berbagi foto baik melalui unggah langsung atau melalui URL dengan istilahnya ‘Pin’.

Layanan Pinterest ini, mudah sekali menelusuri foto-foto menarik sesuai kategori-kategori yang telah disusun rapi. Pengguna juga bisa membuat kumpulan foto dan kategori sendiri berdasarkan ketertarikannya, yang dikenal dengan istilah ‘Board’. Layanan sosial medianya juga sangat terasa, dengan pertemanan yang berupa ikut atau mengikuti.

Driser, membanjirnya sosial media yang jadi andalan tempat berbagi foto jangan sampe melenakan kita. Tetap jadikan sosmed buat ajang mencari ilmu, pahala, dan fulus. Gak penting unggah foto-foto selfis yang mengumbar aurat. Mending ungguh gambar inspiratif bermuatan dakwah dan foto produk. Yuk, konversi setiap waktu kita di sosial media menjadi ladang pahala. Go! [341]

di Muat Di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #37