Romadhon, Bulan Move-#ON! | Majalah Remaja Islam DRise
Friday, September 22nd, 2017
Breaking News
You are here: Home >> Bukamata >> Romadhon, Bulan Move-#ON!

Romadhon, Bulan Move-#ON!




Romadhon[D’Rise-#032] Perubahan ke arah yang lebih baik alias Move On sejatinya lahir dari kesadaran diri sendiri. Bukan karena paksaan, bawaan teman, atau kutukan setan. Kesadaran untuk berbenah diri nggak lahir dengan sendirinya. Tapi perlu dikondisikan oleh lingkungan biar kesadaran muncul dalam hati, dibimbing oleh akal, dan diwujudkan dalam bentuk perilaku. Nah, bulan Romadhon paling pas bagi kita untuk Move On. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan di bulan suci untuk teguhkan hati sebelum move on.

    • Kenali Islam lebih Dalam. Dibulan suci ini, bagus banget kalo kamu ikut sanlat minimal yang ada nginepnya alias dauroh. Bener-bener dikarantina. Hati, pikiran, dan perilaku kita dikondisikan agar dekat dengan Allah. Dengan begitu, kita makin mengenal Islam lebih dalam dan bisa bikin kita jadi kuat. Kuat iman, kuat ilmu, kuat mental, dan kuat pendirian untuk segera move on. Dan pastinya, berlimpah pahala dong.
    • Getol ngobyek ibadah ‘sampingan’. Tau dong kalo Allah swt royal banget ngasih pahala ibadah shalat di bulan suci ini. Itung aja, shalat sunnah pahalanya disamain dengan shalat fardhu. Dan shalat fardhu diganjar 70 kali lipat bo! Makanya, kalo bisa jangan sampe kelupaan untuk sempatkan diri shalat sunat. Mulai dari shalat rawatib (sebelum dan sesudah shalat fardhu), shalat dhuha, shalat tahiyatul masjid, shalat tarawih, shalat witir, atau shalat tahajud. Dengan getol shalat sunah,  kita makin dekat dengan Allah. Sehingga bisa segera Move On dengan hati tenang dan anti galau.
    • Break dengan pacar. Godaan yang paling besar bagi remaja untuk move on datang dari pacar. Iya dong, karena tantangan pertama untuk move on adalah siap ambil keputusan untuk segera mengakhiri hubungan dengan pujaan hati. Beruntung kalo pacar sama-sama sadar dan saling support untuk move on. Tapi kalo pacar malah jadi hambatan, harus kita kondisikan agar bisa menerima keputusan. Kalo dia bener-bener cinta, pastinya ridho kita kembali ke jalan yang benar. Lets Move on together!
    • Tiada hari tanpa tadarrus. Baca Al-qur’an di bulan Ramadhan jadi ladang pahala berlimpah bagi kita. Nggak cuman baca, tapi juga dipahami maknanya. Nggak apa-apa baca quran terjemahan biar tahu arti ayat yang dibaca. Lebih bagus ikut kajian tafsir. Biar makin nyantol kecintaan kita pada al-Quran sebagai sumber hukum. Dengan begitu, makin tebal keimanan kita dan makin berani untuk hadapi segala resiko saat kita Move On. Nah, biar tambah ngejoss, kita targetkan khatam qur’an (30 juzz lho bukan cuman juz 30) dalam satu bulan Ramadhan. Berani?!
    • Minta sama Allah biar dikuatkan. Rasul bilang, doa itu senjatanya umat Islam. Jadi jangan ngerasa buang waktu saat kita sempatkan diri untuk selalu berdoa pasca shalat fardhu. Minta sama Allah agar diri kita dikuatkan untuk bertobat. Mohon sama Allah agar kita dikuatkan untuk tetap istiqomah. Lebih bagus berdoa dalam kesunyian malam hari bada tahajud sampe nangis, ingat dosa, ingat akhirat, dan komitmen untuk move on.
    • Kikis sikap individualis. Di bulan suci ini, saatnya kita genjot kepedulian kita terhadap orang lain yang membutuhkan. Kepedulian akan melunakkan hati kita dan mempermudah masuknya hidayah untuk move on. Yuk, sisihkan uang jajan kita untuk bershadaqah. Lebih keren lagi kalo kita ngasih makanan/minuman untuk berbuka bagi yang berpuasa. Misal kalo rumah kita di pinggir jalan, sediakan aja di atas meja air mineral plus kurma atau makanan ringan menjelang berbuka. Kasih tulisan “Silahkan mengambil makanan ini untuk berbuka”. Rasul saw bersabda: “Barangsiapa memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang berpuasa, niscaya dia memperoleh pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangsi sedikitpun pahala orang yang berpuasa.” (HR. Ahmad). Beeu….ajib banget tuh!
    • Aktif berdakwah. Ikut ngaji bukan cuman untuk konsumsi pribadi. Tapi jadi amunisi agar bisa berbagi inspirasi. Di bulan puasa, orang senang dikasih nasihat bin tausiyah. Jadi gak usah ragu untuk mengingatkan teman yang lalaikan shalat, yang pacaran, yang nggak puasa, yang gak nutup aurat, atau yang bermaksiat. Aktif berdakwah semakin memupuk kesadara diri untuk move on.

Driser, Allah swt nggak akan lupa dengan hamba-hambanya yang ingin bertobat. So, mungpung masih bernapas dan dikasih kesempatan mencicipi bulan mulia penuh berkah berlimpah, gunakan untuk move on dari pribadi maksiat menjadi pribadi taat. Kalo ada yang cengin kita, bilang aja “Jika kau mengaku dan mau menyadari bahwa Islam adalah agamamu, aku rasa kau juga akan memilih jalan sepertiku. Itu jawabanku.” Jleb! [341]




One comment

  1. Amat boring hari nie… tapi hati saya terhibur di blog awak ..
    terima kasih … saya akan lawati lagi blog nie
    .. harap awak akan sentiasa update dengan cerita2 baru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

7 + 14 =