Aslmkum.. mbak rina,saya kan punya kekurangn  yaitu tidak bisa bilang ‘R’, setiap saya  ngmng sllu d ledekn ma tmn2,  jjr sya  ska sakit hati, gmn biar sya bisa nerima  ldekn dr tmn2 it mba? [ prti,cikampek]

Wa’alaikumussalam Wr. Wb  Dik Prti yang baik  Saya bisa memahami perasaan adik yang  merasa sedih, dan tidak nyaman dengan ledekan  teman-teman. Munculnya perasaan ini sebenarnya  merupakan hal yang wajar, karena setiap manusia  dianugerahi Allah naluri baqa’, yaitu naluri untuk  mempertahankan diri ketika ada sikap yang  mengusik harga diri kita. Dengan adanya naluri ini,  kita merasa sakit hati, dan marah ketika ada yang  menghina atau meledek. Jika naluri ini diekpresikan  dengan cara yang benar sesuai tuntunan Islam,  maka insyaAllah akan berpahala, serta sebaliknya  jika bertentangan dengan Islam akan mengundang  murka Allah.

Dik Prti yang baik

Allah ar-Rahman dan ar-Rahim  menciptakan manusia sebagai makhluk terbaik,  dengan tujuan mulia yaitu menjadi pribadi  bertakwa. Manusia mulia tidak ditentukan oleh  penampilan luar, kecantikan, kepandaian, ataupun  fasihnya dalam berbicara. Seseorang akan mulia  dengan ketakwaannya “Sesungguhnya yang paling  mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang  paling bertakwa” (TQS 49:13). Orang yang  bertakwa akan menjadikan tiap perkataan, dan  perbuatannya selalu dalam kebaikan, bukan  sebaliknya berkata-kata yang menghina teman atau  orang lain.

Dik Prti yang baik     Agar hati merasa bahagia,  banyaklah  mengingat nikmat yang telah  diberikan Allah kepada adik agar tumbuh  kesyukuran. Yakinilah, dibalik adanya  kekurangan, pasti adik mempunyai  kelebihan. Jadilah orang mulia yaitu  orang bertakwa yang tercermin darinya  sikap sabar, serta  ringan memaafkan  kesalahan teman atau orang lain,  sekalipun ia sebenarnya punya  kesempatan untuk membalasnya. “Orang  yang bersabar dan mema’afkan  sesungguhnya (perbuatan) yang  demikian itu termasuk hal-hal yang  diutamakan” (TQS 42: 43). Ambil sisi  positifnya, ledekan teman-teman adalah  ujian untuk mengangkat kedudukan adik  menjadi pribadi yang lebih mulia di  hadapan Allah SWT.

Dik Prti yang baik

Teman-teman meledek bisa jadi  karena mereka belum paham Islam, dan  belum menyadari bahwa sikapnya selama  ini  salah. Mereka belum tahu  bagaimana seharusnya menjaga lisan  agar kata-kata yang terucap berisi  kebaikan. Jika paham Islam, insyaAllah  mereka akan bersikap baik kepada  sesama teman. Ini ladang pahala adik  untuk memahamkan mereka, sebagai  wujud cinta dan sayang agar teman  adik juga menjadi sosok yang mulia.  Ingatkan teman-teman, bahwa apa  yang mereka lakukan adalah  perbuatan yang tidak disukai Allah,  serta siksa neraka sebagai balasan bagi  orang yang tidak menjaga lisannya.

Dik Prti yang baik   Selamat menjadi pribadi  mulia. Yang berjalan bangga dengan  predikat takwa. Semoga teman-teman   segera menyadari kesalahannya, serta  berubah menjadi sosok mulia yang  menyenangkan bagi siapapun yang  bergaul dengannya.   []