majalahdrise.com – Rasul  menyampaikan  bahwa sepeninggal beliau,  potensi bahaya besar bagi lelaki itu akan  datang dari wanita. Udah banyak banget  lelaki yang hancur hidupnya karena godaan  wanita, bahkan pernah terjadi dalam  sejarah, seorang wanita sanggup  mengacaukan satu negera dan  menumbangkan seorang raja lho. Itulah  yang terjadi pada Raja Ludwig I dari Bavaria  yang tergila-gila pada seorang wanita super  cantik bernama Lola Montez. D’Rise ingin  berbagi kisah ini agar jadi hikmah buat kita  semua.

Nam a aslinya  panjang banget  kaya kereta api, Marie  Dolores Eliza Rosanna Gilbert, dan Lola  Montez adalah nama panggungnya, karena  dia adalah seorang penari dan aktris teater.  Dilahirkan pada 17 Februari 1821 di Irlandia,  dan sangat terkenal karena kecantikannya.  Rambutnya berwarna gelap, bermata biru,  dan tatapannya amat memikat. Setiap lelaki  (jelalatan kekurangan iman) yang  menatapnya pasti terpikat. Pada usia 19 tahun, Lola menikah  dengan seorang prajurit Inggris bernama  James di Dublin.

Tak lama kemudian James  dipindahkan ke British-India, tepatnya di  sebuah daerah yang sejuk dan eksotis  bernama Simla. Di sana, setiap prajurit  muda yang melihat Lola pasti terpikat dan  hal itu amat tidak disukai suaminya, yang  saat itu sudah berpangkat kapten. James  kemudian kabur bersama seorang wanita  yang nggak begitu cantik, dan peristiwa ini  menjadi sebuah penghinaan besar atas  Lola. Di mana-mana Lola dihina, dan ini  membuatnya tidak tahan, dia pun pulang ke  Inggris dengan anggapan bahwa suaminya  sudah menceraikannya. Setibanya di London, Lola  menceburkan diri dalam dunia teater. Dia  menjadi aktris sekaligus penari.

Wajahnya  yang cantik menjadi modal besar untuk  hidup dalam dunia yang amat bebas ini.  Pada awalnya Lola amat memesona para  penonton karena tariannya yang sensual,  tetapi pementasannya yang pertama di London menjadi pementasannya yang  terakhir. Seorang bangsawan London  bernama Lord Ranelagh mengetahui jati diri  Lola, dia merayu Lola di belakang panggung,  tetapi Lola menolaknya. Merasa tidak  senang, Lord Ranelagh menghina Lola di  depan umum hingga Lola kabur dari  panggung sambil menangis dan keesokan  harinya minggat dari London.

bersambung…..

di muat di majalh remaja islam drise edisi 49