Majalahdrise.com – Bulan februari, bulannya remaja. Eh tunggu dulu. Maksudnya, bulannya remaja harus hati-hati. Kita kudu ingat bahwa sampai saat ini kaum muslim belum keluar dari kungkungan budaya sekuler barat. Kaum muslim lemah, lemah iman dan lemah kepribadian. Alhasil, remaja muslim mudah terpengaruh dengan perayaan Valentine yang biasanya diperingati pada bulan Februari.Pengaruh buat merayakanValentine cukup kuatloh. Mulai dari Televisi yang menayangkan iklan acara spesial Valentine, majalah-majalah remaja ternama yang menyediakan bacaan seputar Valentine, sampai meriahnya pusat-pusat perbelanjaan menyediakan pernak pernik yang lucu nan imut untuk sarana merayakan Valentine. Ada boneka Valentine, ada coklat, permen dan lain sebagainya.Semua itu tampak indah dipandang mata dan nafsu kemanusiaan kita. Tapi ingat, tergiur dengan merayakan Valentine meski hanya dengan teman berarti bermaksiat kepada Allah Swt.

Remaja Islam harus sadar bahwa mereka bisa melawan ide-ide asing bernama Valentine plus sekutu-sekutunya. Mereka harus sadar bahwa kelemahan kaum muslim saat ini karena mereka butaatas kekuatan mereka. Kalau saja mereka tahu dan kembali menggenggam erat kekuatan itu, dijamin racun sekuler liberal akan mampu mereka tendang jauh dari kehidupan mereka. Yuk mengenal the power (kekuatan) of remaja Islam.

Kekuatan pertama adalah keimanan. Benar, keimanan kepada Allah Swt adalah daya dorong terdahsyat yang dimiliki kaum muslim. Dengan keimanan, dahulu kaum muslim mampu mengalahkan musuh yang jumlahnya jauh lebih banyak di perang Badar dan banyak perang lainnya. Dengan keimanan, seorang Bilal bin Rabbah sang sahabat Nabi yang mulia mampu menahan segala kepedihan atas siksaan kaum kafir Quraish yang menginginkan ia kembali kepada agama nenek moyang. Karena keimanan, seorang Abdurahman bin Auf dengan senang hati menginfakkan sebagian besar hartanya untuk aktivitas jihad fi sabilillah. Maka, kenalilah dirimu! Kenalilah Tuhanmu! Buktikan kebenaran imanmu dengan menghayati hakikat segala isi jagat raya. Niscaya kamu akan meraih kesempurnaan iman yang menjadi kekuatan utamamu.

Kekuatan kedua adalah pemikiran. Satu –satunya agama yang mengajak berfikir tentang Tuhan adalah Islam. Tiada agama yang mengajak berpikir tentang kehidupan, sekaligus menyelesaikan masalah kehidupan selain Islam. Maka, pemikiran Islam adalah modal berikutnya untuk memenangkan pertarungan dengan pemikiran kufur buatan manusia. Jika pemikiran Islam selalu melekat dalam ingatan, remaja Islam pasti ogah tergoda budaya Valentine. Lebih dari itu, remaja Islam akan mampu turut berjuang dengan tenaga berlipat-lipat untuk tegaknya kembali Khilafah Islamiyah.So, remaja Islam harus semangat dong untuk mengkaji sumber pemikiran Islam yaitu Al Qur’an dan As sunnah.

Kekuatan ketiga yaitu ikatan perjuangan bersama jamaah.Dalam menghadapi sistem kufur yang sedang eksis, tidak bisa tidak remaja Islam harus tergabung kedalam jamaah perjuangan Islam. Semangat juang remaja Islam yang bersatu padu dalam jamaah akan menciptakan gelombang opini Islam yang luar biasa. Remaja Islam pejuang dakwah syariah dan khilafah akan mewarnai masyarakat dengan warna khas yaitu ideologi Islam. Semoga Khilafah cepat tegak dengan the power of remaja Islam. Amin.[]

Oleh: Eva Arlini

di muat di majalah remaja islam drise Edisi #44