majalahdrise.com – Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Di akhir tahun, sy bertanya ke sahabat bagaimana penilaiannya tentang saya, dengan harapan bisa menjadi masukan bagi saya. Ternyata banyak sekali sisi negatif saya yang ia bilang. Sejak itu sy jadi malas bertemu dan ngobrol seperti dulu. Kenapa sy bisa begitu? (Fara, Pnorogo)

 

 

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.

Dik Fara yang shalehah..

Sebagian besar orang senang mendengar penilaian baik dari orang lain dan sebaliknya, ia tidak suka dengan penilaian negatif dari orang lain tentang dirinya.Sebenarnya  wajar hal ini terjadi, sebab ada naluri mempertahankan diri pada masing-masing pribadi. Hanya saja, tidak ihsanjika rasa tidak suka dengan masukan menjadikan putusannya persahabatan, dan tersimpan rasa benci di hati.

Dik Fara yang shalehah,

Ketika dik Fara berani meminta masukan, maka seharusnya sudah siap-siap mendapat segala jenis masukan, baik positif atau negatif. Ketika kita tidak siap dengan umpan balik negatif, lebih baik jangan dulu meminta masukan orang lain. Akan tetapi jika ada sahabat yang memberi masukan tanpa diminta, InsyaAllah sahabat Kita bermaksud baik supaya Adik  bisa menjadi pribadi yang lebih baik.Sahabat yang baik, bukanlah sahabat yang selalu mengiyakan Kita. Sahabat yang baik adalah sahabat yang menegur, dan menasehati saat Kita melakukan kesalahan.

Dik Fara yang shalehah,

Salah satu tanda kedewasaan adalah kemampuan Kita untuk bisa menerima masukan dari orang lain, termasuk dari sahabat. Dengan kita mau menerima masukan dari orang lain, maka kita akan menjadi lebih sadar, lebih peka, dan tahu apa saja yang mesti dirubah dan diperbaiki dari diri kita. Saat seorang sahabat memberi masukan kita, dibutuhkan kelapangan dan kerendahan hati untuk menerimanya. Rendah hati (tawadhu’) merupakan akhlak mulia. Allah SWT memerintahkan Kita bersikap rendah hati, dan melarang sikap sombong.Orang rendah hati yaitu orang yang menerima kebenaran, darimanapun datangnya, serta tidak memandang rendah orang lain. Sebaliknya, sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia  (HR. Muslim).

Dik Fara yang shalehah,

Orang rendah hati akan semakin dimuliakan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda “Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah pada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu’ kepada Allah, melainkan dimuliakan (mendapat ‘izzah) oleh Allah (HR. Muslim). Dik Fara, berupayalah menjadi pribadi mulia dengan rendah hati, bersedia menerima masukan untuk menjadi pribadi luar biasa. Selamat berproses, semoga berhasil. Allahumma aamiin…. []

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #44