Tolak Generasi Sadis ! | Majalah Remaja Islam DRise
Friday, September 22nd, 2017
Breaking News
You are here: Home >> Drise Online >> Tolak Generasi Sadis !
Tolak Generasi Sadis !

Tolak Generasi Sadis !




majalahdrise.com – Kemana ya, perginya rasa kemanusiaan itu. Menyakiti hewan saja kita kasihan,  tapi ini kok tega menyiksa teman  sendiri. Saya sedang berbagi rasa prihatin  terhadap pelajar yang doyan kekerasan.  Salah satu kasus yang sempat heboh pada  awal September lalu yakni penyiksaan siswi  SMP Negeri 4 Binjai, Medan pada teman  sebayanya yang diunggah ke youtube. Video  itu lalu dibagikan ke media sosial facebook.

Ribuan mata menyaksikan aksi sadis seorang  pelajar berseragam pramuka dan  berkerudung, membentak, mendorong dan  menampar gadis berseragam yang sama  dengannya. Di satu pemberitaan dikatakan  bahwa seorang siswi yang jadi bagian dari  adegan kekerasan itu mengaku cuma  bercanda. Wah, bercanda saja sudah sadis  begitu, gimana kalau benaran ya. Sampai  tulisan ini dibuat, belum diketahui penyebab  siswi tersebut menyakiti temannya. Satu  yang pasti, rasa kasih sayang yang Allah Swt  tanamkan ke dalam dirinya, saat itu benar-benar hilang. Umat Islam dulunya terkenal sebagai  umat terbaik kan ya.

Iman mereka kuat,  ibadahnya rajin dan  akhlaknya baik. Mereka  berkasih sayang dan lemah lembut kepada  saudara sesama muslim, tegas kepada orang  kafir serta taat sepenuhnya pada Allah Swt  dan RasulNya. Ibaratnya kaum muslim tuh  bagai rahib di malam hari dan singa di siang  hari. Mereka begitu khusyuk saat  berhadapan dengan Allah Swt dalam  ibadahnya. Lalu di siang hari siap membela  Islam, menyebarluaskan Islam dengan  dakwah dan jihad. Persaudaran kaum  muslim saat itu yang diikat dengan akidah  Islam sangat kuat. Mereka bersatu padu,  bahu membahu membangun Islam, hingga  Islam bisa merata sampai ke pelosok dunia  kayak sekarang.

Beberapa sosok muslim  yang dikenal sejarah, seperti  sahabat Nabi, Abu Bakar as  Siddiq, Umar bin Khatab, Ustman  bin Affan dan Ali bin Abi Thalib,  tersohor dengan karakter ideal  muslim sejati. Mereka adalah  para Khalifah, pemimpin  negara yang bijaksana  mengurus rakyatnya dengan  Islam. Ada lagi sahabat Sa’ad bin  Abi Waqqash. Beliau pernah  ditentang oleh sang ibu ketika masuk Islam.  Bahkan ibu Sa’ad mengancam nggak mau  makan kalau anaknya nggak ninggalin Islam.  Namun dengan sabar serta lemah lembut  beliau menyampaikan pandangannya pada  sang bunda. Hingga pada akhirnya sang  bunda luluh dan kembali bersedia untuk  makan. Banyak lagi pribadi Islam lainnya,  kalau kita mau baca sejarah.

Semua itu  adalah gambaran muslim generasi Khilafah,  generasi didikan Islam seutuhnya.  Dalam kamus Islam nggak dikenal  prilaku keji kayak prilaku banyak pelajar  masa kini. Please, kembalikan karakter  pemuda Islam sejati. Kita setuju kalo yang  bertanggungjawab atas ini adalah keluarga,  sekolah dan masyarakat. Kita butuh keluarga  yang baik, sekolah yang beri ilmu membekas  hingga ke prilaku kita dan masyarakat yang  kasih contoh prilaku baik.

Tapi semuanya  bisa terwujud kalo negara serius ngurus kita.  Tanda bahwa negara serius ngurusin  rakyatnya yakni mau menerapkan Islam  secara kaffah. Kalau negara berlabel kapitalis  sekuler kayak sekarang nggak mampu  melakukan hal itu, maka kita harus  menegakkan kembali negara Khilafah.  Sejarah sudah membuktikan, Khilafahlah  negara yang serius mengurusin rakyatnya  dan menghasilkan muslim berkepribadian  Islam. Ayo tegakkan Islam! []

di muat di majalah remaja islam drise edisi 50




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

thirteen + 2 =