Aslm. Ust, ibu saya seorg nasrani  yang pernah masuk islam. Nah, ibu  saya ingin masuk islam lagi. Itu  bgaimana hukumnya? Syukron.  Titian, Jakarta.

Wa’alaikumussalam wrwb. Saudaraku, seorang yang tadinya  muslim kemudian keluar dari  keislamannya sedangkan dirinya sudah  mencapai usia baligh, berakal dan  mampu menentukan pilihan maka  orang itu disebut dengan murtad.  Mengenai hal ini Allah berfirman yang  artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang  beriman kemudian kafir, kemudian  beriman (pula), kamudian kafir lagi,  kemudian bertambah kekafirannya, maka  sekali-kali Allah tidak akan memberi  ampunan kepada mereka, dan tidak (pula)  menunjuki mereka kepada jalan yang  lurus.” (QS. An Nisa’ : 137)

Jika seorang yang murtad dari islam  kemudian bertekad kembali kepada islam maka  pintu taubat Allah swt senantiasa terbuka  baginya selama dirinya betul-betul melakukan  taubat nashuha (taubat yang sungguh-sungguh). Mengenai hal ini dalam sitem islam/  khilafah ada dua pendapat. Yang pertama : Jika  seorang yang beriman kemudian murtad, dan  kembali ke Islam kemudian murtad kembali dan  hal itu terulang berkali-kali, maka taubatnya  tidak diterima oleh pemerintahan Islam, dan dia  terkena hukuman mati.

 Pendapat Kedua : Jika seorang  yang  beriman kemudian murtad dan hal itu terulang-ulang terus, kemudian ia taubat dan masuk  islam, maka taubatnya tetap diterima oleh  pemerintahan Islam  dan dia dianggap muslim  lagi dan boleh hidup bersama-sama orang-orang islam yang lain, serta berlaku hukum-hukum islam terhadapnya. Ini adalah pendapat  mayoritas ulama, yaitu pendapat Hanafiyah,  masyhur dari Malikiyah, Syafi’iyah dan  salah satu pendapat imam Ahmad . ( lihat  Tabyin al Haqaiq 3/284, Tuhfatul Muhtaj :  9/96, Kasya’ qina’ : 6/177-178 ) Bagaimana dengan saat ini yang  sistem islam tidak diterapkan? Maka  kembali ke hukum asal yaitu setiap  taubat hamba pasti diterima oleh Allah.  Dan ketika ia telah taubat maka ia harus  berusaha menjaga keislamannya hingga  akhir hayatnya. Sebab Allah berfirman  yang artinya:

“Barangsiapa mencari agama selain  agama islam, maka sekali-kali  tidaklah akan diterima (agama itu)  daripadanya, dan dia di akhirat  termasuk orang-orang yang rugi.”  (QS. Al imran: 85)

Semoga taubat  ibu  akhi diterima  oleh Allah. Setelah masuk islam lagi  hendaknya beliau  mempelajari islam  dengan benar dan sungguh-sungguh,  sehingga menjadi muslim yang  merasakan kelezatan iman dan meyakini   serta memahami islam sebagai agama  yang sempurna, menentramkan jiwa  memuaskan akal dan sesuai dengan  fitrah manusia.Wallahu a’lam[]