Majalahdrise.com -Pergantian tahun masehi di akhir bulan Desember, banyak dinanti remaja sedunia. Udah kebayang apa yang bakal terjadi di planet remaja. Pesta pora dan hura-hura bakal jadi menu utama. Bahkan jauh-jauh hari mereka udah bikin perencanaan yang matang. Dari mulai tempat hangout yang ramai sampe logistiknya terutama terompet nggak ketinggalan.

Perayaan Tahun Baru dimulai sejak tahun 45 SM pada masa kaisar Roma dipimpin oleh Julius Caesar. Dialah kaisar yang memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah dibentuk sejak abad ke 7 SM. Satu tahun penanggalan baru dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan dia menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Dia juga memerintahkan untuk menambah 1 hari pada bulan Februari setiap 4 tahun sekali untuk menghindari penyimpangan dalam kalender tersebut. Dan sebelum ia terbunuh pada tahun 44 SM, ia telah mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya yaitu Julius (Juli) dan bulan Sextilis dengan nama kaisar yang menggantikan Julius Caesar yaitu Agustus. Dan kini perayaan 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristen.

Perayaan tahun baru Masehi seperti dijelaskan di atas, merupakan budaya yang masih terkait dengan ritual umat Nasrani, karena tahun Masehi dihitung berdasarkan tahun kelahiran tuhan mereka yaitu Yesus. Nabi SAW telah menjelaskan bahwa orang yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk dalam kaum tersebut, sebagaimana hadits riwayat Abu Daud berikut:

Dari Ibnu Umar ra. berkata: Rasulullah SAW bersabda : “barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk diantara mereka”

Maksiat Di Ujung Tahun - MAJALAHDRISE.COM

So, kalo kamu ngerasa remaja muslim yang merindukan surga pastinya nggak ikut-ikutan ngerayain tahun baru. Termasuk juga nggak latah niup terompet yang menurut sejarahnya bermula saat perang Salib. Ketika itu telah terjadi peperangan besar, para Kristiani dari berbagai daerah kerajaan dari Eropa maupun Asia bekerjasama melawan kaum muslimin. Hal ini mengakibatkan kaum muslimin mengalami kekalahan dan kaum Kristiani pun merayakan kemenangan mereka dengan peniupan terompet oleh panglima besar Kristen. Jangan sampe deh kena wabah maksiat di ujung tahun. Hati-hati ya! [@Hafidz341]

di muat di Majalah remaja Islam Drise Edisi #42