Wednesday, February 19

Asyiknya Ngaji

Drise sebelum kamu memutuskan ikut ngaji ada baiknya  baca dulu beberapa keuntungan kalo kita ngaji dan ikut gabung dengan anak ngaji yang kami kutip dari buletin remaja Gaul Islam berikut:  

Mengajarkan makna hidup

Kalo kita ngaji tentang Islam, nanti  bakalan diajarkan tuh tentang keberadaan kita di dunia ini. Dari mana kita berasal, untuk apa kita hidup dunia (sekaligus dengan cara apa ngisinya), dan akan kemana kita setelah kehidupan dunia ini.Nah, kalo kita nggak ngaji atau ogah belajar, nggak bakalan tahu tentang makna hidup ini.

Itu sebabnya, kalo kita udah tahu bahwa kita adalah makhluk Allah dan diminta untuk menyembahNya sekaligus bertakwa, maka dijamin kita nggak bakalan bete dalam hidup ini.  Jadi, yuk kita ngaji biar tambah cerdas. Nggak usah ditunda-tunda lho, takut keburu meninggal dan nggak sempet lagi beramal baik. Nyesel deh nantinya. Itu sebabnya, Rasulullah saw. telah bersabda:

“Bersegeralah menunaikan amal-amal kebajikan. Karena, saatnya nanti akan datang banyak fitnah, bagaikan penggalan malam yang gelap gulita. Betapa bakal terjadi seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, di sore harinya ia menjadi kafir. Dan seseorang yang di waktu sore masih beriman, keesokan harinya menjadi kafir. Ia menjual  agamanya dengan komoditas dunia.” (HR Imam  Bukhari dan Muslim)

Memberikan ketenangan

Komunitas anak ngaji  memungkinkan kita kagak nyeleweng dari ajaran Islam. Aktivitas seks bebas dijauhi, dengan narkoba nggak bakalan coba-coba make, termasuk malu berbuat kriminal. Dalam komunitas ini, kamu pun bisa menjalin hubungan baik dengan guru agama, dengan kakak pembina pengajian, dengan teman sebaya, keluarga, bahkan dengan kawan yang bukan berasal dari sekolah kita. Kawan kita jadi banyak dan hubungan yang terjalin di antara kita dihiasi dengan semangat kebersamaan dalam Islam.

Asyik bukan? Coba, gimana nggak tenang hidup ini. Sayang banget kalo sampe dilewatkan begitu saja. Jadi mulai sekarang, buat kamu yang belum ikutan ngaji ada baiknya memutuskan untuk segera ikut ngaji dan gabung dengan komunitas anak ngaji. Insya Allah akan memberikan ketenangan yang berarti.

Pikiran tenang, karena informasi yang masuk semuanya bermanfaat, nggak bakalan membuat bingung dan nggak takut muncul pernyataan atau melakukan perbuatan yang melanggar aturan masyarakat, apalagi aturan Allah Swt. Hati pun ikut tenang karena nggak dikotori dengan perasaan-perasaan murahan macam hasad, dengki, iri hati, sombong.  Kalo pun tiba-tiba muncul penyakit hati itu, insya Allah akan ada penawarnya. Kita bisa menyembuhkan sendiri, atau minta bantuan teman lain. Kita bisa berbagi waktu dan perhatian untuk saling menasihati. Semoga ya.

Menumbuhkan kreativitas

Nah, dengan gabung di komunitas  anak ngaji, kita bakalan bisa mengukur dan menilai peran apa yang bisa kita berikan untuk komunitas ini. Kita bisa ikut berpartisipasi dalam aktivitas-aktivitas penuh arti dan memainkan peran penting. Percaya atau tidak, sambil jalan kamu bakalan bisa ambil hikmahnya. Salah satunya, bisa mempelajari dan mempraktikkan cara-cara menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, dan menentukan sasaran hidup.

Bener lho, bergaul bersama dengan komunitas anak ngaji dan ikut serta dalam beragam kegiatan yang digelar, bikin kita bisa lebih kreatif dalam mengatasi persoalan hidup. Maklumlah, yang namanya ngurus kegiatan itu berarti rela mencurahkan segala upaya kita untuk kemajuan dan kepentingan bersama. Di sinilah kreativitas akan tumbuh. Bahkan bisa lebih mendewasakan kita dalam bersikap. Nggak percaya? Ayo gabung dengan komunitas anak ngaji! Insya Allah nggak bakalan nyesel. Pasti!

Memupuk jiwa sosial

Jiwa sosial kita kian terlatih bagus  dengan ikut ngaji dan gabung dengan  komunitas anak ngaji. Karena apa? Karena kita diajarkan dalam pengajian itu untuk peduli dengan sesama. Sikap seperti ini akan terus tumbuh manakala kita langsung mengaplikasikannya dengan benar dan baik. Ketika mengetahui teman ngaji sakit, kita nggak sekadar mendoakan kesembuhannya. Tapi sebisa mungkin hadir di sampingnya untuk membantunya. Minimal adalah menghiburnya supaya ia kembali semangat dan tidak terbebani dengan rasa sakitnya. Selain dengan anak ngaji, jiwa sosial kita ditampilkan juga di masyarakat secara umum.

Misalnya, kalo kebetulan di sekolah ada temen-temen dari kalangan keluarga miskin, maka bisa kita coba bantu mereka. Bisa kita sendiri turun dengan memberikan dana, bisa pula kita melobi ke pihak sekolah untuk meringankan biaya pendidikan temen-temen kita itu. Bahkan bila perlu mencari donatur lain yang bisa mengucurkan dananya bagi temen-temen kita.

Insya Allah, pelajaran ini bisa sangat berharga. Apalagi karena jiwa sosial kita bukan untuk mencari pujian dari manusia, tapi pujian langsung dari Allah Swt. Sehingga insya Allah lebih bernilai dan berharga. Oke deh, mulai sekarang, nggak ada alasan untuk ogah bin malas ikut ngaji dan gabung dengan komunitas anak ngaji. Kita tunggu deh partisipasi kamu bersama komunitas anak ngaji. Insya Allah nggak bakalan bete. Yuk, marii..! [@Hafidz341]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *