Saturday, May 23

Bulan Ramadhan Momentum Perubahan ?

Hallo DRISEr, Alhamdulillah kita ketemu lagi dengan tamu Agung yaitu bulan suci Ramadhan. Yang  tentu salah satunya ditandai dengan kewajiban berpuasa sebulan penuh. Apa sih makna puasa bagi kita? Kalau bagi anak kecil yang baru belajar menahan haus dan lapar, rasanya beraaaat banget. Buat kita yang udah baligh, harus naik level dong. Yuk simak perkataan Rasullah berikut ini seputar makna puasa. 

Dalam riwayat AlBukhâry dan Muslim dari Abu Hurairah  radhiyallâhu ‘anhu, Nabi shallallâhu ‘alaihi  wa sallam bersabda,: 

“… dan puasa adalah tameng. Bila salah seorang dari kalian berada pada hari puasa, janganlah ia berbuat sia-sia dan janganlah ia banyak mendebat. Kalau orang lain mencercanya atau memusuhinya, hendaknya ia berkata, ‘Saya sedang berpuasa.’.”

Setiap orang mungkin punya target yang berbeda selama Ramadhan. Bisa jadi pengen khatam al-Qur’an, memperbanyak sadaqah atau mulai belajar berhijab syar’i. Apalagi di bulan ini pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Semangat terusss! Kali ini, drise sempet ngobrol dengan beberapa driser seputar Ramadhan dan momentum perubahan. Yuk kita simak, apa pendapat mereka.

Crew : Apa harapan kamu di Ramadhan kali ini?

 Yana : _ Harapan bulan Ramadhan kali ini mudah-mudahan bertambah keimanan & ketaatan kepada Allah dan rasulNya.  Tidak ada satu hari yang disia-siakan. Udah mulai susun strategi nih untuk murotal,tahajud,solat jamaah,sedekah lebih digencarkan lg dibulan puasa ini. Moga istiqomah di bulan selanjutnya.

Crew : Kalau ada yang mendadak alim saat Ramadhan, pandangan kamu gimana?

Yana : _ Itu sah-sah  saja. Semoga alimnya berkelanjutan di hari berikutnya bahkan di bulan-bulan lainnya. Bisa jadi karena habits yang sebulan mempengaruhi bulan selanjutnya. Bagus banget tuh. Emang Ramadhan itu momentum perubahan kita sih. Jangan sampai berlalu begitu aja, sayang dong.

Crew: Apa harapan kamu di Ramadhan kali ini?

 El Husna :_Harapan saya sih sederhana tapi bermakna. Yaitu pengen Bisa nambah khusyuk ibadahnya, dan merasakan manisnya iman. Hemm gitu aja deh.

Crew : Kalau ada yang mendadak alim saat Ramadhan, pandangan kamu gimana?

 El Husna : Masyaallah.  Allah memberi hidayah kepada siapa yg Dia kehendaki. Bismillah

Crew : Kalau Ramadhan dan lebaran di Indonesia suka beda-beda itu kenapa ya?

Zahra: _Setahu saya itu karena metode penetapan satu ramadhan berbeda. Ada yg pake hisab ada yg rukyat hilal, dan lainnya deh. Coba digali lagi satu persatu.

Crew :  Menurut kamu solusinya gimana dengan fenomena tersebut?

Zahra : _Supaya kaum muslimin kompak dan bersatu maka harus ada satu metode yg digunakan oleh seluruh kaum muslimin yang ditetapkan oleh Kholifah. Baru deh klop!

Crew: Gimanna mempertahankan amalan Ramadhan supaya bisa langgeng di bulan lainnya?

Zahra: _Pertama, rutin melakukan amalan saat ramadhan, jangan putus. Kedua, berteman dengan orang sholih. Ketiga, ikuti pengajian agar iman tetap terjaga. Nah, Dear! Mulai kebayang dong apa yang harus kita persiapkan dan jalani di bulan suci ini. Terlepas berbagai fenomena di masyarakat, jangan sampai itu merusak ukhwah, dakwah dan keoptimisan kita untuk menjadi insan yang bertakwa. Puasa di bulan Ramadhan jangan sampai dilewati dengan bermalasan dan awut-awutan. Ingat selalu, pahala menanti, surga di depan mata. Insyaallah, aamiin ya Rabbal’alamiin. Inilah kenikmatan khusus bagi mereka yang menjalankan puasa lillahi ta’ala :  

“Setiap amalan Anak Adam, kebaikannya dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa. Sesungguhnya, (amalan) itu adalah (khusus) bagi-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya karena (orang yang berpuasa) meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku.’ Bagi orang yang berpuasa, ada dua kegembiraan: kegembiraan ketika dia berbuka puasa dan kegembiraan ketika dia berjumpa dengan Rabb-nya. Sesungguhnya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau kasturi.” (Lafazh hadits adalah milik Imam Muslim)

 Driser, apapun harapan kamu di bulan mulia ini, berikanlah yang terbaik. Mau khatam quran, sedekah setiap hari, aktif ngaji, berhijab syari atau menjalin silaturahmi tetaplah berikan yang terbaik. Jangan setengah-setengah, biar puasanya tambah berkah, pahala berlimpah, dan jadi ahlu jannah. Yuk![

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *