Friday, August 14

Cara Menenangkan Hati

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Mbak, akhir-akhir ini hati saya galau, gelisah

tidak tahu kenapa. Saya sudah coba refreshing

dengan jalan-jalan, rekreasi, tapi tetap saya

merasa gelisah. Gimana menghilangkan

kegelisahan ini? (Wafa, Kalsel)

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.

Dik Wafa yang baik, Hati merupakan karunia yang diberikan  Allah SWT kepada setiap hamba-Nya. Dengannya Kita dapat merasa senang, bahagia, sedih, kecewa, bangga dan lain sebagainya. Dengannya pula kita bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain.

Dalam kehidupan sehari hari kita sering dilanda rasa gelisah dan cemas akibat tekanan hidup dan berbagai masalah yang menimpa. Saat gelisah berarti hati Kita merasa tidak tentram, merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Kegelisahan terjadi karena adanya keridaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang sesungguhnya.  

Kadangkala seseorang dilanda kecemasan dan kekuatiran dengan penyebab yang tidak jelas, tidak diketahui atau tidak disadarinya. Kegelisahan yang meliputi seseorang sering mengganggu aktifitasnya.

Saat ia gelisah, akan menjadikannya tidak bisa konsentrasi sepenuh hati mengerjakan sesuatu, bahkan bisa jadi tugasnya terbengkalai.

 Dik Wafa yang baik, Hal pertama ketika Kita mengalami  kegelisahan adalah mencari tahu penyebab kegelisahan kita. Jika Kita telah menemukannya, maka hilangkanlah penyebab tersebut. Semisal, Kita gelisah sebab berkata kasar ke orang tua, maka setelah menyadari sebab kegelisahan Kita, segeralah untuk meminta maaf kepada mereka.

Terkadang Kita telah menyadari sebab kegelisahan Kita, akan tetapi terasa tidak kuasa untuk menghadapi dan menyelesaikan cobaan yang menjadi sebab kegelisahan.   Dalam kondisi ini bersabarlah. “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah 153).

Sabar dapat menenangkan hati, dan menstabilkan pikiran akibat beban yang berat. Adukan semua masalah hanya kepada Allah SWT, karena Dialah sebaik-baik penolong bagi hamba-Nya.  Dik Wafa yang baik,  Senantisalah berpikir positif (positive  thinking).

Hal ini akan membantu Kita mengatasi rasa gelisah yang sedang melanda. Dengan berpikir positif, maka segala kesulitan dan masalah yang ada akan lebih mudah untuk dihadapi. Berpikirlah positif,  akan selalu ada kemudahan di setiap kesulitan.

Yakinlah bahwa Allah SWT memberikan ujian pada Kita untuk menguji keimanan Kita, dan sesuai dengan kemampuan hamba-Nya, serta pasti dapat Kita lalui.

 “Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6).  

Dik Wafa yang baik, Ketika kegelisahan menyelimuti hati,  mendekat pada Allah SWT adalah cara yang paling tepat untuk mengatasinya. Mendekat kepada Allah SWT, yang menciptakan Kita dan mengurus seluruh keperluan hamba-Nya. Mendekat kepada-Nya yaitu dengan senantiasa mentaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, termasuk memperbanyak ibadah ruhiyah.

Bisa dengan meningkatkan kualitas shalat wajib Kita, menambah shalat sunah, membaca Al Qur’an, membasahi lisan, hati dan perbuatan dengan berdzikir. 

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram” (Qs Ar-Ra’du 28).

Itulah beberapa hal yang bisa Kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan. Semoga hati Kita selalu dalam ketenangan, karena sesungguhnya Allah bersama kita.  Allahumma aamiin.. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *