Thursday, July 23

Bukamata

Majalah Drise Edisi 57 : Yuk Ngaji

Majalah Drise Edisi 57 : Yuk Ngaji

Bukamata
Bebas euy! Spontan pelajar yang baru aja beres ngikut ujian nasional berhamburan keluar kelas. Lepas  udah tekanan ujian akhir yang selama ini bikin sutris. Meski belum tentu lulus, yang penting udah lewat dulu ujiannya. Urusan bagus atau pas-pasan hasilnya, belakangan aja dipikirinnya. Sekarang mah, happy!  Banyak cara meluapkan kegembiraan untuk merayakan berakhirnya ujian nasional (UN) yang dilakukan para siswa. Namun, yang paling banyak diliput media justru yang negatif. Perilaku yang tak mencerminkan karakter pelajar yang terdidik. Bukannya menjadi bagian dari solusi, malah terhanyut dalam euforia dan menjadi bagian dari masalah. Berikut beberapa aksi pelajar yang dianggap ritual pasca ujian nasional. 1.Corat-coret Entah siapa yang pertama kali  memulai, budaya corat-
Majalah Remaja Islam Drise edis 56 : High Quality Jomblowati

Majalah Remaja Islam Drise edis 56 : High Quality Jomblowati

Bukamata
Apa bedanya remaja dulu dengan remaja sekarang? Yup bener banget. Remaja dulu,  sekarang sudah tua. Dan remaja sekarang, dulu belum ada. Hehehe.... yang pasti, perbedaan mencolok antara remaja dulu dan sekarang adalah pola asuh. Seriusan! Remaja dulu, terutama yang putri, jauhjauh hari udah dibimbing untuk jadi seorang istri, ibu, dan pengatur rumah tangga. Sementara remaji sekarang,  jauh-jauh hari sudah diarahkan untuk jadi selebriti, penyanyi, atau pekerjaan yang berlimpah materi. Baik karena  dorongan keluarga atau terhanyut oleh opini media. Selebrity wanna be! Sadari Fitrahmu Sis! Driser, sebagai manusia kita nggak  akan selamanya remaja. Kalo ada umur, pasti kita juga bakal jadi orang tua. Tambah dewasa, tambah usia. Dan satu lagi yang pasti, kita ju...
Majalah Drise edisi 55 : LGBT buruan tobat

Majalah Drise edisi 55 : LGBT buruan tobat

Bukamata
Nama lengkapnya Samuel David Alexander Brodie. Pria nashrani kelahiran Medan 14 Maret 1987 ini  terlahir sebagai laki-laki tulen. Pada usia 11 tahun, orangtua Sam membawanya hijrah ke Inggris. Ketika memasuki usia 12 tahun, Sam Brodie memutuskan menjadi perempuan setelah sebelumnya mengalami kekerasan seksual. Samantha, itu nama yang dipilih. Hal inilah yang membuat dia tidak diterima oleh keluarganya.  Kisah Sam di atas, melengkapi pemberitaan seputar LGBT yang lagi marak belakangan ini. Sejak mencuatnya kiprah Kelompok Support Group and Resource Center On Sexuality Studies (SGRC) di Universitas Indonesia (UI), isu LGBT bergulir bak bola salju. Opini pro dan kontra silih berganti menghiasi media massa. Komunitas LGBT dan para pendukungnya seolah dapat angin surga dengan mak...
Majalah Drise Edisi 36 Cewek cenat cenut (kemuliaan wanita dalam islam)

Majalah Drise Edisi 36 Cewek cenat cenut (kemuliaan wanita dalam islam)

Bukamata
kemuliaan wanita dalam islam Gliat kaum hawa tak ayal selalu menyita perhatian media. Jumlahnya yang melebihi kaum adam, so pasti banyak ditemui di dunia nyata  maupun dunia maya dengan segudang tingkahnya yang menarik. Apalagi pihak media paling getol nyari berita yang berkaitan dengan sensasi wanita. Pasti laku dijual dan layak jadi headline media massa. Sialnya, cerita perempuan yang naik ke permukaan, lebih banyak mengurai air mata. Ada berita TKW yang disiksa, pelecehan seksual di ibukota, atau korban kekerasan rumah tangga. Fisiknya yang lemah, seolah menakdirkan perempuan jadi objek penderita. Masa sih? Bisa jadi…bisa jadi..! lantaran dari dulu, tiap bangsa seolah punya kesepatakan yang sama dengan memandang sebelah mata terhadap wanita. Kalo kita tengok sejarah, pada masa