Saturday, April 4

Epik

HEKA Eps 05

HEKA Eps 05

Epik
Derap kaki kuda didekap selimut  malam. Hanyalah malam, malam yang kelam. Kesuramannya tak  tertandingi, dan Heka membuatnya lebih muram lagi. Sebuah perjalanan yang mistis ditempuh oleh prajurit Mesir, bersama Hekau terkuat, Menkheperesseneb, Bakhoum Fanoush. Haman memberi Bakhoum seekor kuda, dan di jajaran terdepan, tubuhnya naikturun pelan seiring dengan gerak punggung kuda. Haman dan Bakhoum berkuda bersisian, di belakang mereka berbaris panjang prajurit Mesir yang gagah perkasa. Malam yang dingin membalut bumi Mesir, semilir angin membuatnya lebih memilukan lagi. Haman mengenakan sehelai mantel bulu yang tebal dan hangat, yang menjadi lambang kesenjangan antara dia dengan prajuritnya. Mantel bulu yang menggelorakan racun iri-dengki di hati prajuritnya, sebab di ten...
Heka Eps. 4 Anak Dalam Diri

Heka Eps. 4 Anak Dalam Diri

Epik
Seolah hanya malam yang suram yang  mengelilingi hidup seorang Menkheperesseneb. Tak ada siang  sama sekali, tak ada cahaya, tak ada canda dan bahagia, hanya misteri dan hawa muram. Dia harus selalu tersembunyi dari mata manusia, tetapi tidak di mata setan. Makhluk-makhluk terkutuk itu amat mengenal dirinya dan dia seringkali meminta bantuan kepada setan. Mereka memang sudah bergandengan tangan. Seorang Menkheperesseneb memang harus begitu, dialah penguasa Heka tertinggi di seluruh negeri Mesir. Dialah orang kedua setelah Fir'aun sendiri. Menkheperesseneb harus selalu menyertai sang raja, dan menopang tiraninya. Separuh kekuasaan seorang Fir'aun bisa saja runtuh, jika tidak ada seorang Menkheperesseneb di sisinya. Dan menghilangnya Menkheperesseneb adalah sebuah guncangan be...
Heka Eps 03 Ank Dalam Api

Heka Eps 03 Ank Dalam Api

Epik
Lelaki berpakaian putih yang basah  kuyup itu berdiri di hadapan perapian yang hangat dan terang, tepat di  hadapan lelaki bertampang merengut. Sang Hekau tegak membelakangi tamunya. Jelas saja pakaian basah yang membalut tubuhnya mendaratkan dingin pada kulitnya, namun pancaran hangat dari perapian sedikit mengobati rasa dingin itu. Kedua tangannya yang kokoh terangkat pelan-pelan, tatapan matanya terpaku dengan khidmat kepada Patung Amun yang dipandangnya suci itu. Berbagai tali dan serabut yang bergelantungan di langit-langit membuat suasana semakin seram. Lelaki bertampang merengut sama sekali tak tahu apa yang akan terjadi tak lama lagi. Simbol-simbol Heka dari akar, batang, dan dedaunan menguarkan kemisteriusan. “Letakkan persembahannya,” kata Sang Hekau tanpa meno
Heka Eps. 01

Heka Eps. 01

Epik
kegelapan malam kembali merajai  dunia. Memang waktu silih berganti, namun keindahan malam tiada  terperi. Hawa dingin menjadi sedemikian pilu ketika setan-setan keluar dari sarangnya dan bergentayangan di muka bumi. Manusia hidup pada dua sisi wajah malam, pada keelokan dan ketenangannya, yang di sana manusia merasakan kebahagiaan, dan pada kesuraman dan kengerian, yang di sana manusia berlindung darinya. Betapa tenang dan nyamannya malam itu menyelubungi bumi Mesir, namun di dalamnya terselip hitam yang mencekam, dan kematian. Ada seorang lelaki berwajah senang yang amat dihormati di Mesir. Dia seorang pedagang besar yang tinggal di Thebes, namanya Abdamelek Acheri. Perawakannya akan mendeklarasikan kepada siapa saja bahwa dia adalah seorang saudagar besar. Abdamelek berba...