Tuesday, July 21

Kabar dari Luar Negri

Pernikahan Dua Negara

Pernikahan Dua Negara

Kabar dari Luar Negri
Menikah dengan Bule, Dijamin Hidup Enak?   Di zaman yang “katanya” sudah maju seperti ini, masih banyak orang yang berfikir kebelakang. Contohnya masih banyak yang berfikir menikah dengan bule dijamin akan hidup enak. Kadang suka gemes sama orang yang pola pikirnya seperti itu. Dulu pernah punya pengalaman pas di Pandeglang, suami berencana membelikan boneka kodok untuk saya, tetapi menurut saya harganya masih bisa ditawar. Si abang penjual tiba-tiba nyeletuk “beli aja neng nggak usah ditawar, kan bule mah kaya-kaya”. Rasanya ingin saya colek pakai gegep.   Bule juga sama aja seperti kita, makanannya masih karbohidrat juga. Mereka fikir setiap harinya bule mengonsumsi emas. Mentang-mentang kulit putih, mata berwarna dan rambut pirang, jadi disamakan dengan bule Amerika
i am Pround To be A Moslem

i am Pround To be A Moslem

Kabar dari Luar Negri
London & Ramadan Mubarak Gambar-gambar ini bukan foto di  Ramayana Department Store. Ini foto dari beberapa Hypermart di London, seperti Supermarket ASDA dan Sainsbury, yang udah sejak awal Mei pasang plang "Ramadhan Mubarak". Nggak jauh-jauh yang dipromokan juga mirip-mirip ala Indonesia. Sebut saja, Sirup ABC ala Londoners, minyak goreng, sembako, dan lainnya. Nggak ketinggalan NHS (Departemen Kesehatan-nya Inggris) memanfaatkan momentum Ramadan untuk kampanye stop rokok dengan menempel poster-poster Ramadan di toko-toko. Warning, Budaya kita mulai dicuri bule Gan!!! Hehe. Untung mereka nggak doyan pasang mercon. Hayo selamatkan Ramadan sampai hari terakhir. Marhaban Yaa Ramadan. Inferiority Complex Cerita hari ini rada sedih. Saya  ditugaskan buat jaga satu st...
Membumikan Al Quran Ala Pakistan

Membumikan Al Quran Ala Pakistan

Kabar dari Luar Negri
Langit selalu sama.  Ia menampung siapa pun untuk dinaungi dan menggantungkan harapan. Hari ini aku  menitipkan harapan yang tinggi kepada ilahi robbi dan memulai hidup baru di sini, negeri seribu cahaya. Sebagai seorang pemuda yang haus ilmu dan pengalaman, Pakistan bukan pilihan paling ideal, tapi tidak juga buruk. Namun sesuatu yang menakjubkan hadir di sini.  Aku menginjakkan kaki di Pakistan tepatnya kota Islamabad guna melanjutkan studiku di bidang Islamic Banking & Finance di International Islamic University Islamabad. Sejak bulan Juli 2013 lalu aku mengawali hidup di negeri orang, yang kini sudah semester 6 dalam perkuliahan. Pakistan tentu tidak seluas Indonesia, tapi bukan berarti perilaku dan budayanya homogen. Berbagai peristiwa politik, aneka budaya...
Menggapai Asa di Negri seribu Menara

Menggapai Asa di Negri seribu Menara

Kabar dari Luar Negri
Hai, perkenalakan namaku Assa Dullah Rouf, biasa disapa Assa atau di kuliah teman-teman asing sering  menyapa dengan Asad yang berarti singa. Aku seorang putra asli Minangkabau yang kini sedang merantau ke negeri seribu menara guna meneruskan pendidikannya di jurusan Tafsir dan Ilmu Tafsir, Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo. Perjalanan ini dimulai 10 Oktober 2012, kali pertama aku menginjakkan kaki di negeri yang terkenal dengan Piramid dan Spinx ini.  Sebelum beranjak jauh, temanteman pasti ingin tahu bagaimana kisahku bisa sampai ke Negeri yang terkenal di Indonesia lewat tulisan kang Abik lewat  novel Ayat-ayat Cintanya. Tak ayal, salah satu penyemangatku juga karena  menonton filem AAC tersebut, tidak tanggung-tanggung aku pun membeli buku nove...