Saturday, April 4

Media Watch

Celebriy Culture Melanda Remaja

Celebriy Culture Melanda Remaja

Media Watch
Sejak entertaiment menyelundup dalam gaya hidup masyarakat Indonesia, seolah tiada hari tanpa  memelototi dunia artis. Dunia hiburan kian memesona remaja. Musik, film dan idola menjadi isu penting. Usianya habis demi mendapatkan kenikmatan dari panggung hiburan. Telinganya tak lepas dari lantunan 'ayat-ayat' cinta penyanyi idolanya. Mulutnya basah menyenandungkan lirik lagu yang sedang hits. Matanya tak berkejap sedikitpun dari adegan-adegan film kegemaran. Rela berkorban harta demi memperkaya idola. Merogoh jutaan rupiah demi konser yang memanggungkan sang idola dan mengoleksi pernak-perniknya. Budaya “ngartis” ini pun kian menjadi-jadi di media sosial. Karena, kini para fans bukan saja bisa memelototi idolanya, bahkan bisa menjelma menjadi idola itu sendiri. Ya, media sosia
Aku Tandai Kau, Nepotisme!

Aku Tandai Kau, Nepotisme!

Media Watch
Aku tandai kau, ya! Kalimat itu lagi happening banget di kalangan netizen. Itu ucapan siswi berinisial SD  pada polwan yang menghentikan mobilnya saat konvoi kendaraan pasca Ujian Nasional. Itu loh, remaja asal Medan yang ngakungaku anak jenderal, padahal bukan. Gara-gara kelakuannya, SD langsung di-bully netizen. Akibatnya vatal.  Dara cantik itu shock dan bahkan ayahnya meninggal karena serangan jantung. Terlepas itu memang qodho, diduga sang ayah tak tahan dengan berita di media yang terus memojokkan putrinya. Tragis. Tanpa bermaksud ikut mem-bully, banyak pelajaran dari kasus ini. Pertama, pentingnya menaati peraturan apapun agar berujung pada kebaikan. Kedua, pentingnya menjaga perilaku dan etika di manapun berada. Ketiga, betapa mengakarnya budaya nepotisme hingga menginve...
Hai Z, Masa Depan di Tanganmu

Hai Z, Masa Depan di Tanganmu

Media Watch
Kamu lahir antara 1995 sampai 2010? Pasti  hobi internetan, chatting, dan eksis di  media sosial. Cenderung menyukai  hal-hal berbau multimedia, gambar, foto dan video. Suka  yang serba instan dan kurang menghargai  proses. Kalianlah generasi Z. Apaan tuh?   Sejak muncul Teori Generasi, kita dikenalkan istilah Generasi X, Y dan Z. Lengkapnya, menurut Generation  Theory ini, ada 5 generasi yang lahir setelah perang dunia kedua dengan ciri masingmasing. Pertama, Baby Boomer (lahir 1946–1964). Generasi yang lahir setelah Perang Dunia II ini memiliki banyak saudara,  banyak keturunan. Tipenya adaptif, mudah menerima dan menyesuaikan diri. Ini generasi yang cenderung menunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dan etika. Kedua, Generasi X (lahir 19651980).
Haters, Jarimu harimau mu!

Haters, Jarimu harimau mu!

Media Watch
pofesi baru di dunia maya: haters. Ya, berbekal jari-jemari, kebencian begitu mudah  merebak di kalangan netizen. Caci maki, tuduhan keji hingga fitnah jadi menu sehari-hari. Biasanya yang jadi sasaran adalah para seleb di dunia maya. Artis, selebgram, pejabat publik, ustad ngetop dan pesohor lainnya. Terbaru, Deddy Corbuzier sampai harus menangkap haters yang bikin rusuh di lapaknya. Pelaku seorang pegawai bank bernama Antho asal Jambi. Haters ini menuding Deddy dan artis Chika Jessica dengan fitnah berbau SARA (tribunnews.com, 9/2/16).   Rupanya, orang seperti Antho ini banyak gentayangan. Heran ya, sempetsempetnya mereka ngabisin waktu dan energi untuk menebar kebencian. Kurang  kerjaan. Berlindung di balik kebebasan  berpendapat, seenak perutnya nyetatus atau ko...