Wednesday, July 29

Share Your Mind

Shohibul Quran

Shohibul Quran

Share Your Mind
Oleh: Zanida Aishabilla siswi SMP Bina Insan Mandiri Alangkah Indahnya hidup ini…, Bila kita menjadi Shahibul Qurani.  Alangkah damai hatinya, Alangkah Indah tutur katanya.  Dengungan ayat ayat suci, dari lisan para penata hati. Beruntunglah Ia, sampai sampai Rasul menjanjikannya. “Kelak diakhirat nanti, akan dikatakan pada Shahibul Quran `Bacalah, naiklah  terus dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau telah membaca Al  Quran dengan tartil didunia. Sesungguhnya, tempatmu adalah pada  akhir ayat yang engkau baca” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)   Shahibul Quran, Siapa sih dia? Iya, siapa sih dia sampe sampe  Rasul menyebut-nyebutnya dan menjanjikan tempat yang tinggi di akhirat nanti. Perasaan, Shahabat Nabi gak ada yang namanya Shahibul Quran
Kemulyaan ada di hatimu

Kemulyaan ada di hatimu

Share Your Mind
aya teringat ketika masih di bangku Sekolah Dasar (SD) ada seorang teman saya, sebut aja namanya Shinta –tapi bukan nama sebenarnya—yang mendapat perlakuan kurang mengenakan dari teman-teman saya terutama anak-anak cowok. Persoalannya mungkin sepele hanya karena fisik Shinta yang mungkin di mata mereka kurang menarik. Sorry, gigi Shinta agak nongol sehingga Shinta selalu diperolok dengan sebutan “Boneng”. Tiap hari lihat Shinta diperolok, jujur saya merasa sedih, saya ikut berempati dengan apa yang dialami Shinta. Meski terlihat selalu tegar dan cuek, saya yakin pasti di lubuk hatinya yang terdalam dia merasakan sakit. Betapa tidak, giginya yang nongol bukanlah kehendak dia. Bukan pula kemauan dia. Kemulyaan ada di hatimu Ini adalah ketetapan Allah atasnya, tapi mengapa dia har
Ketika Minder Meneror

Ketika Minder Meneror

Share Your Mind
Sobat islam apa yang kita rasakan ketika orang - orang yang ada di sekeliling kita adalah orang hebat, genius, konglomerat, hafidz qur'an, dan orang-orang yang berasal dari keluarga terpandang? Kemungkinan terbesar dari hasil analisis yang akurat menghasilkan jawaban MINDER. Ya, Minder,tapi sebenarnya apa sih Minder itu sendiri? MINDER, satu kata penuh makna yang sebenernya merupakan cikal bakal keputusasaan alias futur bin galau. MINDER itu sendiri biasa hadir saat kita mengukur diri dengan orang yang lebih daripada kita.   Mungkin lebih keren, lebih jago, lebih pinter, lebih shalih, de el el. Minder bisa diartikan dengan perasaan rendah diri atawa nggak PD dengan apa-apa yang kita punya atau kita nggak punya apa-apa. Padahal orang lain belum tentu mandang rendah kita, iya ka...
Di Cari Bukan Di tunggu

Di Cari Bukan Di tunggu

Share Your Mind
by Amilatun Sakinah SMAN 1 Palimanan Di cari, bukan ditunggu! Pasti pernah dengar kalimat di atas, kan? Biasanya kalimat di atas identik dengan hidayah yang sering disindir-sindirkan bagi yang masih bikin gemez untuk diajak bener. Ketika yang diajak berkata, “Maaf, gue belum dapet hidayah. Ini juga lagi nunggu. ” Lantas kita berkata, “Bro, sist, hidayah ntu dicari, bukan ditunggu! Tapi, sobat, kali ini yang akan dibahas bukan tentang hidayah, melainkan sesuatu yang lain yang sama pentingnya bagi diri kita agar tetap istiqomah patuhi perintah Allah. Kalo ini ga ada, wah, bisa gaswat! Emangnya apaan, sih? apa, ya? :D Sesuatu yang penting ini adalah sesuatu  yang juga ada di lingkungan olahraga, terutama kalo sedang mengadakan pertandingan. Apa coba tebak? Support! Yeah, support