Monday, January 27

Wawancara

Remaja Hendaknya Mulai Peka Dengan Masalah yang Di Hadapi umat

Remaja Hendaknya Mulai Peka Dengan Masalah yang Di Hadapi umat

Wawancara
Remaja ngompol? Aiih...malu donk! Eits,  ngompol yang satu ini justru bikin kamu bangga karena lebih intelek dan  peduli dengan kondisi umat. Yup, ngompol yang satu ini artinya ngomong politik. Emang pantes remaja 'ngompol'? Bukannya politik itu urusannya orang dewasa. Terutama yang duduk di kursi parlemen? Jangan salah. Ternyata, remaja pantas dan wajib ngomong politik. Biar lebih jelas, simak obrolan redaksi dengan Ustadzah Pratma Julia yang sudah malang melintang di dunia politik bersama Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia. Cekidot! Ustadzah, sebenarnya sejauh mana ruang lingkup politik? remaja kan belum boleh ikut pemilu sebagai wadah politik praktis. Memang sudah saatnya masyarakat masa kini memahami makna politik sesuai praktek yang dijalankan pada masa Rasulullah Muhammad
Ibu Zulia Ilmawati : LGBT merupakan gerakan budaya harus di lawan !

Ibu Zulia Ilmawati : LGBT merupakan gerakan budaya harus di lawan !

Wawancara
dRISEr yang soleh dan solehah, berita seputar L GB T tak henti-hentinya  menghiasi media massa. Bahkan jadi tr ending topic di sosial media. Banyak yang  pro namun tak sedikit yang k ontr a. Seor ang  muslim udah mafhum kalo perilaku homoseksual dan turunannya ialah jenis penyimpangan yang dilaknat Allah Swt. Sayangnya, ada sebagian yang ngaku muslim mengganggap perilaku LGB T nggak perlu  diambil pusing. Lantar an bagian dari  k ebebasan individu. Bagaimana kita mensikapinya? Simak obr olan r edaksi berikut  dengan Ibu Zulia Ilmawati , ustadzah sekaligus psik olog. Yuk!   Ustadzah, sekarang lagi marak opini LGBT di Indonesia. Bagaimana menurut ustadzah? Terutama bagi remajanya. Sangat memprihatinkan. LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender)...
Ustadz Fadlan Garamatan Da’i ‘Sabun Mandi’ Dari Papua

Ustadz Fadlan Garamatan Da’i ‘Sabun Mandi’ Dari Papua

Wawancara
Bukan perkara mudah meniti dakwah di daerah yang mayoritas non muslim. Ustadz Fadlan Garamatan Dai 'Sabun Mandi' Dari Papua Pastinya bakal menghadapi  berbagai tantangan yang tak berkesudahan. Baik secara lisan atau fisik yang mengancam jiwa. Hanya mereka yang ikhlas yang bisa melewatinya. Salah satunya adalah Ust. Fadlan. Sejak 1983 memulai dakwahnya di bumi Papua sampai sekarang. Keluar masuk hutan, naik turun gunung, sudah menjadi kegiatan hariannya dalam rangka syiar Islam ke suku pedalaman. Gimana kiprah perjuangan da'i Papua yang sempat meraih penghargaan sebagai Tokoh Republika tahun 2010 ini? Berikut hasil wawancara redaksi Drise, Hikari dengan Ust. Fadlan. Sila dinikmati tetesan hikmahnya... Motif Ustadz membentuk AFKN (AlFatih Kaaffah Nusantara) apa sih, share doooong? S
Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, PhD : Bergeraklah bersama pengemban dakwah

Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, PhD : Bergeraklah bersama pengemban dakwah

Wawancara
Pria kelahiran tahun 1973 ini telah menghabiskan saparuh usia dewasanya di negeri Paman Sam.Bukan sebagai TKI tapi justru pelajar dengansegudang prestasi. Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, PhD Beliau berbagi ceritamenarik tentang pendidikan di luar negeri,perjalanannya meraih gelar doktor, hinggadunia remaja. Asli menarik dan inspiratif. Gakpake lama, silakan nikmati tetesan hikmahhasil interview kang Hafidz dengan pakarpenyakit kanker ini. Monggo…! Gimana ceritanya Pak Rusdan bisameraih predikat Doktor di usia relatifmuda? Sebenarnya merupakan kombinasiantara cita-cita, kesempatan, dan ijin Allahta'ala. Doktor usia muda (dibawah 30 tahun)bukan hal aneh di pendidikan tinggi amerika.Karena gelar doktor bukan puncak capaianakademik. Gelar doktor baru sebatas ijazahbahwa ia telah menjalan