Saturday, April 4

Writepreneur

Mengenalkan Dunia Penerbitan #4 : Promo Marketing Buku

Mengenalkan Dunia Penerbitan #4 : Promo Marketing Buku

Writepreneur
DRiser, jika bukumu itu termasuk produk unggulan di penerbit itu, kamu bakalan digadang-gadang ke  seantero jagat buat aktif promoin sekaligus jualin bukumu itu. Kok, bisa? Bisa dunk! Gini ta' jelasin, ya? Pertama, periksa lagi surat perjanjian penerbitan yang kamu signing sebelom bukumu itu terbit. Perhatiin, deh, di salah satu point perjanjiannya (biasanya) tertulis bahwa pihak penerbit berhak untuk mencetak buku diluar kesepakatan jumlah penerbitan sebanyak 50 s.d 500 exp.  Di point itu juga diungkapkan bahwa cetakan tersebut dimaksudkan untuk keperluan promo marketing buku yang terbit. Bahkan, dijelaskan pula, jika pihak penerbit malah menjual produk tersebut, maka kamu sebagai penulisnya pun berhak untuk mendapatkan royalty ato bagi hasil dari hasil penjualan buku terse...
Menangkap Inspirasi Dengan Diary

Menangkap Inspirasi Dengan Diary

Writepreneur
Menulis adalah sebuah aktiitas intelektual yang keren banget. Saat menulis, kita tengah  menuangkan apa yang ada di dalam pikiran dan hati ke dalam media tulisan agar orang-orang yang baca tulisan kita tercerahkan.Jadi ladang pahala deh.  Karena penting bangetnya menulis, banyak ulama yang menghabiskan separuh umurnya untuk menulis berbagai kitab. Mereka ngerti banget bahwa menulis akan membuat ilmu menjadi lebih bertahan lama. Ilmu akan bisa tetap dinikmati dan dimanfaatkan walaupun para ulama itu telah wafat bertahun-tahun lalu. Karenanya buku menjadi warisan luar biasa dari para ulama. Sekarang ini kita masih bisa memperoleh keluasan ilmu Imam Syafi'i, itu karena beliau menulis buku. Coba kalo dulu beliau cuma mengajar saja kepada murid-muridnya, dan tidak menulis buku...
Mengenal Dunia Editor 3 : Melek Kerja Editor

Mengenal Dunia Editor 3 : Melek Kerja Editor

Writepreneur
Driser jika kamu sudah dapet info dari penerbit bahwa naskah tulisanmu lulus seleksi sekaligus  mereka siap nerbitin karya kreatifmu jadi buku, siap-siaplah jika editornya menghubungi kamu, minta ketemu secara langsung. Jika gak bisa kopdar, mungkin pake teknologi informasi via sosmed aja juga bisa mewakili. Biasanya, editor (yang diwakili managing editor and senior editor) ngajak kamu brainstorming soal proses kreatifmu nulis naskah buku yang akan diterbitin itu. Selain itu, Si Editor juga bakalan ngajak diskusi, apa yang penulis inginkan dengan buku yang bakal diterbitin itu. Soal editingnya, kemasannya sampe urusan promo marketing dan yang pasti soal itungitungan kontraprestasi atas buku yang bakal terbit itu. Apakah mau plat fee, royalty atau semi-royalty?  Kalo suda...
Ngintip “daleman” Redaksi (mengenal penerbitan)

Ngintip “daleman” Redaksi (mengenal penerbitan)

Writepreneur
Halo D'Riser dah ngerasa pede mau nerbitin buku di sebuah penerbit, jangan sungkan kamu ngirim karya  terbaiknya ke penerbit tersebut. Tungguin saja, kira-kira satu sampe empat bulanan karya tulis yang kamu kirim itu pasti sudah ada jawaban dari penerbit. Apakah karyamu itu bakal diterbitkan ataukah dikembalikan. Namun, jika lebih dari setengah tahun karyamu tak adakabar, tanyain saja langsung ke bagian redaksinya.  Siapa tahu masih dalam proses antri atau malah karyamu ga lulus seleksi alias gagal terbit! Cape deh! Oh ya, kalo kamu udah ngirim karya terbaikmu ke penerbit, tetep tenang ya. Jangan grasa-grusu nanyain karyanya itu diterima atau tidak? Kapan terbit jadi buku? Atau pertanyaan sejenis itu. Biasanya yang suka rese nanya ini-itu adalah para pemula. Tahu nggak, ...