Saturday, December 7

#On -kan Hidup mu

Dalam hidup, kita selalu ingin bisa menyelesaikan Dsebenarn masalah yyang dihadapi. Deng a masalah dalam kehidupan kit an tombol ON saja, a bisa atasi. Namun tombol ON ini bukan sembarang tombol yang meskipun ada dan disediakan oleh “alam”. Untuk memperoleh tombol ON kita harus ada usahanya.

 Jamil Azzaini mengajari kita dengan cara yang asyik agar tombol ON itu bisa kita ciptakan melalui bukunya yang berjudul cukup pendek “ON”. Tombol ON dalam kehidupan kita merupakan rangkaian dari VisiON, ActiON, PassiON, dan CollobarotiON. Dengan tidak ketinggalan cirri khas dari Jamil Azzaini yakni Story Telling, buku ini meluncur deras menceritakan bagaimana sebuah Visi itu penting dalam kehidupan seseorang.

Menariknya, dalam menguraikan VisiON, penulis mengkaitkannya dengan kehidupan Rasulullah Saw sampe Muhammad Al-Fatih sang penakluk Konstantinopel. Sehingga berbicara VisiON, maka visi itu harus mengandung visi dunia dan akhirat, maka di dalam buku tersebut, penulis meminta kita bertanya kepada diri kita sendiri “Hey… (nama Anda), prestasi apa yang kamu banggakan di muka bumi sehingga ada alasan bagi-Ku memasukkanmu ke surga?”.

Kemudian setelah kita punya VisiON, maka jangan biarkan visi itu hanya mengawang-awang, selanjutnya kita perlu ActiON untuk mewujudkan visi kita tersebut. Jamil mengkategorikan aksi ke dalam tiga “kerja”, yakni kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Menariknya lagi, di buku ini penulis lagi-lagi mengkaitkan pembahasannya dengan nash. Sehingga dalam sebuah aksi, kerja atau perbuatan maka skala prioritas hukum syariat adalah patokannya. Maka sebelum berbuat, beraktivitas kategorisasikan dulu yang wajib, kemudian sunah, baru yang mubah. Demikian pula dengan yang dilarang, yang makruh dan haram harus ditinggalkan. Action bukan hanya sekedar action, tetapi harus disertai passion (gairah, semangat).

Melakukan suatu perbuatan tanpa passion, ibarat robot, kaku, tak bermakna, dan garing. Maka PassiON adalah rangkaian dari tombol ON yang berikutnya setelah dua ON sebelumnya. Passion disini dibahasa sederhanakan menjadi ‘cinta’. Ya, seseorang yang melakukan perbuatan, pekerjaan, profesi dengan membangun cinta didalamnya maka akan merasakan sebuah kenikmatan. Disitulah gairah muncul, saat itulah kita akan merasakan hidup yang sesungguhnya. Jamil merumuskan passion ke dalam dua kata yakni, To Be dan To Have. To Be adalah kekuatan atau keinginan untuk menjadi.

Sementara To Have adalah keinginan untuk memiliki. Bagaimana uraiannya? Silahkan dibeli dan baca bukunya, hehe. Akhir dari rangkaian tombol ON adalah ColaboratiON. Bahasa sederhananya, sinergi. Bahasa agamanya silah-ukhuwah. Ya, ini menurut Jamil, ini rangkaian tombol akhir yang kita harus miliki agar hidup kita ON terus.

Dan memang tidak kita pungkiri bahwa collaboration atau kerjasama ini penting, baik untuk kepentingan kehidupan dunia, lebih-lebih untuk akhirat. Islam sendiri mengajarkan kita untuk berjamaah dan sekaligus berukhuwah. Jamil Azzaini dalam buku ini begitu apik menceritakan bagaimana kisah hidupnya dan orang-orang yang pernah dijumpainya, setelah mereka berkolaborasi. Penasaran ingin tahu ceritanya yang kadang membuat kita meneteskan air mata dan kadang membuat kita tertawa terkekeh? Silakan diburu bukunya di toko buku di seluruh nusantara. [LBR]

Judul buku
Penulis
: ON
: Jamil Azzaini
Penerbit : Mizania
Tebal : 280 halaman
Harga : 49.000

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *