Friday, May 22

Kecanduan Menghayal ?

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb

Saya itu selalu berkhayal menjelang tidur malam, saya bingung…kenapa saya selalu berkhayal. Truss, apakah berkhayal itu baikk?? Saya harus  bagaimana. (Ajwa, Tulunggagung

Wa’alaikumussalam Wr.Wb. Dik Ajwa yang  baik,

Menghayal ialah  aktivitas membayangkan untuk menjadi, memiliki atau melakukan sesuatu. Muncul disebabkan adanya dorongan hati  yang  distimulus faktor eksternal. Menghayal bagi  sebagian orang adalah suatu hal yang  biasa , karena mudah mereka kendalikan di pikiran mereka. Namun tidak  bagi  sebagian orang lainnya. Ada tipe individu yang  suka berkhayal dan berkhayal mungkin sudah menjadi kebiasaan yang

selalu muncul di setiap aktivitasnya. Berkhayal bagi  sebagian orang menjadi sebuah kebiasaan yang  amat menarik. Mengkhayal bagaikan zat nikotin, barang siapa mencobanya sekali,  maka akan terus-

menerus ketagihan. Dilakukan sekali,  diulangi dan terus berulang. Apalagi jika merasa ada kenikmatan yang  didapatkan dari  aktivitas tersebut. Sehari tanpa berkhayal bagaikan pagi  tanpa mentari. Sehari tanpa berkhayal

bagaikan bernafas tanpa udara. Begitulah, jika seseorang telah kecanduan berkhayal.

Dik Ajwa yang  baik,

Khayalan biasanya terjadi dari harapan yang  tidak  kesampaian. Keinginan yang  tidak  mungkin atau sulit menjadi kenyataan. Seseorang tidak  bisa  menerima sepenuh hati apa yang  telah terjadi dan ditetapkan Allah SWT untuk dirinya. Jika seseorang telah kecanduan berkhayal, dimana ia tidak  bisa mengendalikan pikirannya sendiri. Apabila  sudah tidak  bisa membedakan mana realitas dan mana khayalan, maka ini akan

berefek negatif. Kebiasaan mengkhayal akan membuat orang cenderung menjadi pelupa, otak menjadi lemah, dan sulit berkonsentrasi. Maka  dari  itu hindarilah berkhayal, karena hanya akan melemahkan otak,  pikiran jadi lemah, malas berfikir, malas beraktivitas yang berat-berat,dan sangat menyukai sesuatu yang instan-instan. Kebiasaan berkhayal yang berlebihan juga  akan mempengaruhi cara seseorang dalam menyikapi masalah. Jika kehidupan nyata tidak  sesuai dengan yang diinginkan, kemudian hayalan itu akan bermain, seseorang akan cenderung menikmati kehidupan dalam hayalan yang dibuatnya dan kurang bisa  merasakan keadaan yang  sedang dihadapi. Akibatnya respon terhadap masalah yang  sedang dihadapi pun tidak  sesuai.

Dik Ajwa yang  baik,

Allah SWT telah mengingatkan hamba- Nya agar tidak  berangan-angan kosong alias berkhayal. “Syaitan  itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan- angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak  menjanjikan kepada mereka selain dari  tipuan belaka” (QS. An-nisaa’:120). Rasulullah saw  pun menyatakan “ Sesuatu

yang  paling mengkhawatirkan dan aku khawatir atas kamu adalah dua hal: Panjang angan-angan dan mengikuti hawa nafsu. Dan sesungguhnya panjang angan-angan membuat lupa kepada akhirat, sedang mengikuti hawa nafsu akan menghalangi dari kebenaran”.

Untuk menghilangkan kecanduan berkhayal, pertama sadari dan pahamilah bahwa berkhayal adalah aktivitas yang  tidak disukai Allah SWT. Ia adalah hal yang membuang-buang waktu, serta menghabiskan tenaga dengan percuma. Niatkan dengan kuat untuk menghilangkan kebiasaan ini. Kedua, sibukkan dirimu dengan sesuatu yang  positif, sebab hal ini akan membantu mengurangi waktu untuk berkhayal. Lakukan treatment untuk menghilangkan kebiasaan berkhayal dengan membuat target dan langkah untuk merealisasikannya.

Jika biasanya setiap hari sebelum tidur berkhayal, maka buatlah target untuk mengurangi frekuensi setiap minggu, misal dari  tujuh hari,  menjadi lima hari,  tiga hari,  satu hari,  hingga kebiasaan tersebut benar-benar hilang. Langkahnya jika terbersit keinginan berkhayal, segera kendalikan kembali pikiran kita dengan pemahaman yang kita miliki dan sibukkan dengan aktivitas lain, serta jauhkan diri dari  hal yang  bisa menstimulus datangnya keinginan berkhayal. Ketiga, ini hal yang  paling penting dan utama yaitu  berdoa kepada Allah SWT agar menghindarkan diri ini dari  perbuatan yang tidak  bermanfaat. Wallahu ‘Alam[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *