Thursday, October 17

Mendeteksi Kesombongan

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb. Mbk, bagaimana cara mendeteksi  penyakit sombong? (Syifa, Mlng)  

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.

Dik Syifa yang selalu menjaga hati,  Memang penyakit fisik lebih mudah dikenali daripada penyakit hati. Padahal keduanya sama-sama harus diobati. Jika tidak akan membawa keburukan bagi penderitanya. Bahkan, penyakit hati akan menghantarkan pada kesengsaraan tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat nantinya.

Kita harus berhati-hati terhadap penyakit ini. Hadirnya rasa sombong sangat halus sekali. Banyak orang telah merasa rendah hati, padahal dirinya sedang terjangkiti sifat tinggi hati.  Dik Syifa yang selalu menjaga hati,

Sifat sombong telah menyebabkan  setan terusir dari surga dan dikutuk Allah SWT selamanya. “Tidak akan masuk surga siapa yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat debu “ (HR Muslim).

Allah SWT benar-benar mengharamkan surga untuk dimasuki orangorang sombong. Kesombongan hanya layak  bagi Allah SWT yang memang memiliki keagungan dan sempurna. Sedang seluruh makhluk hanya sekadar menerima kemurahan dari-Nya.

Dik Syifa, Kita bisa mendeteksi ada tidaknya  sifat ini pada diri kita dengan mengenali ciriciri kesombongan. Rasulullah SAW  menyatakan “Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia” (HR Muslim).

Jika di dalam hati kita  ada satu dari dua hal ini, atau kedua-duanya  ada, itu pertanda kita telah terjangkit  penyakit ini. Misalnya, merasa diri lebih mulia, lebih salih, lebih dekat Allah, lalu memandang orang lain dengan pandangan  yang merendahkan. Sifat ini jika ada akan  merugikan pelakunya. Sebab hakikatnya,  semua kebaikan dan keburukan terjadi  karena izin Allah.

Katakanlah bahwa  semuanya (kebaikan dan keburukan itu) adalah dari sisi Allah” (QS An Nisaa 4:78).

Kita tidak mampu membuat kebaikan dan keburukan jika Allah tidak menghendaki hal itu terjadi.

Dik Syifa, Hendaklah Kita selalu  membersihkan hati agar terhindar dari penyakit sombong. Senantiasalah ingat bahwa tiap penglihatan, pendengaran, bisikan hati Kita akan dimintai pertanggungjawaban Allah SWT.

Semoga Kita menjadi hamba Allah SWT yang senantiasa berhati bersih, dan kembali pada-Nya dalam keadaan bersih dan diridhai-Nya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *