Sunday, April 5

Minuman Paling Berbahaya

Miris rasanya hati ini membaca berita bahwa Kementrian Dalam Negeri berencana untuk  mencabut perda larangan minuman keras alias miras. Alasannya, perda-perda yang dicabut itu menghambat investasi dan pembangunan.

 Haduh, bener-bener bikin tepok dada dan ngelus jidat deh… Padahal, kalaupun ada sedikit manfaatnya, kerusakan akibat miras itu jauh lebih besar. Bahkan kerugiannya bukan cuma di dunia saja, tapi ngikut sampe akhirat!

Nah loh… Mungkin perlu ditegaskan, yang dimaksud minuman keras itu bukan es batu loh ya! Tapi minuman yang memabukkan alias khamr. Rasulullah SAW memperingatkan bahaya khamr dalam hadits riwayat Imam Thabrani,

 “Khamr adalah induk dari segala kejahatan, barangsiapa meminumnya, maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari, apabila ia mati sementara ada khamr di dalam perutnya, maka ia mati sebagaimana matinya orang Jahiliyyah.”

Wajar memang kalau khamr disebut mbahnya kejahatan, karena faktanya, khamr benerbener bisa mempengaruhi peminumnya untuk melakukan kejahatan lain yang jauh lebih merusak. Contoh Gampangnya seperti peristiwa tragis yang dialami oleh Yuyun, ternyata salah satu pemicunya selain pornografi, adalah karena para pelaku sedang mabuk miras.

Terkait kasus ini, Ihsan Gumilar, Ahli Neuropsikologi Saraf, mengomentari bahwa alkohol yang diminum para pelaku mematikan kendali otak terhadap hasrat seksual akibat kecanduan pornografi. “Dorongan seksualnya terus muncul, tetapi kemampuan otaknya untuk mengendalikan diri dihilangkan oleh alkohol, dan otak tidak bisa lagi mengontrol,” akibatnya terjadilah perbuatan biadab itu.

Pada 2015, Washington Post dan Kaiser Family Foundation mengadakan survei terkait pelecehan seksual dan perkosaan di 500 kampus di Amerika Serikat. Dari 1.057 responden, sebanyak 62 % mengatakan mereka mengkonsumsi alkohol sebelum insiden pelecehan seksual  maupun perkosaan terjadi. Sementara itu, menurut penelitian yang dirangkum Antonia Abbey dari Wayne State University menunjukkan bahwa setidaknya 50 % kekerasan seksual di kampuskampus AS dapat diasosiasikan dengan konsumsi alkohol.

Lebih detailnya lagi, survei menunjukkan bahwa 74 % pelaku dan 55 % korban  dalam pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.  Nah itulah beberapa penelitian korelasi miras dengan perkosaan. Padahal, tentunya bukan cuma kejahatan seksual saja yang dipicu oleh khamr, tapi juga tindak kejahatan lainnya seperti pemalakan dan pemerasan, tawuran, penganiayaan bahkan pembunuhan. Ini karena khamr menekan pusat pengendalian diri yang terdapat dalam otak, makanya peminum khamr jadi lebih berani dan agresif.

Aturan apapun ditubruk! Itulah salah satu hikmah diharamkannya Khamr yang bisa menutup atau menghilangkan akal. Padahal akal itulah yang membedakan manusia dengan binatang sehingga bisa membedakan yang salah dengan yang benar. Pentingnya akal juga ditunjukkan dengan diulang-ulangnya makna akal dalam Al-Qur’an, bahkan AlQur’an juga mencela orang-orang yang tidak menggunakan akalnya untuk berpikir.

Karena itulah dalam Islam, akal menempati kedudukan yang penting, bahkan termasuk dari 8 hal yang harus dijaga dalam kehidupan manusia, selain agama, keturunan, kehormatan, jiwa, keamanan,  harta dan negara.  Jadi, sebetulnya mengherankan banget, kok mau-maunya orang minum khamr dan merusak akalnya sendiri!  

Apalagi, ternyata khamr juga sangat  berbahaya bagi kesehatan tubuh. Selain merusak sel-sel otak, khamr juga merusak jantung, pankreas, liver dan sistem syaraf. Belum lagi berbagai macam penyakit yang ditimbulkan akibat khamr. Bikin ngeri! Apalagi kalau yang diminum itu miras oplosan, bisa langsung klenger sampe game over di tempat.

Belum lagi kalau kita bicara konsekuensi di akhirat bagi pecandu khamr, hiiy, ngeri kuadrat! Ibn Abbas berkomentar “Saat ayat tentang pengharaman turun, sebagian sahabat saling mengunjungi sebagian yang lain. Mereka menyatakan bahwa khamr telah diharamkan dan dijadikan setara dengan syirik.”

Rasulullah SAW pernah bersabda, “(Dosa) pecandu khamr itu seperti (dosa) penyembah berhala.” (HR Ahmad). Ini menunjukkan bahwa minum khamr itu termasuk dosa besar. Bahkan, meminum khamr memiliki hukuman had tersendiri di dunia yaitu 40 kali cambukan, tapi bila pelaku mengulanginya sampai 4 kali, hukumannya adalah mati!

Hii… Nah itulah bahaya dari minuman khamr di dunia dan akhirat. Karena itulah sudah seharusnya negara melarang total produksi dan peredaran miras, karena miras bukanlah komoditi dan sumber investasi, tetapi biang tragedi. Semoga syariat Islam bisa diterapkan secara kaaffah dalam bingkai negara khilafah, agar bahaya miras dan semua kejahatan yang diakibatkan olehnya bisa diatasi dengan tuntas. Catat![

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *