Thursday, July 2

STOP ihtilat di sekolah !

TENG…TENG…! Lonceng istirahat berbunyi, semua siswa-siswi di sekolah pada bubar dari kelas  menyerbu kantin. Hayoo…, muda-mudi Islam kalo pas jam  istirahat sukanya di mana? Dikantin, kakak….! –nepuk jidat- Jika dipikir-pikir, sebenarnya jam istirahat itu bisa jadi teman atau musuh dalam selimut, ya???? Jam istirahat memang waktunya untuk beristirahat sejenak setelah menjalani proses belajar mengajar di sekolah.

Tapi, di waktu-waktu seperti inilah  biasanya terjadi  penyimpangan oleh mudamudi terhadap Islam. Percaya atau tidak, seperti itulah adanya. Mungkin masih banyak dari teman-teman yang belum tau betul apa penyimpangannya. Maka dari itu saya akan memberikan salah satu contohnya di bawah ini. Insya Allah. Penyimpangan yang biasa dilakukan di sekolah,  yakni adanya

IKHTILAT atau campur baurnya cowok sama cewek. Hal ini biasa kita liat kalo pas lagi jam belajar maupun pada saat istirahat. Anak-anak yang ngakunya best friend sama lawan jenis, itu mah udah kelewat batas. Mereka ngadain ikhtilat di sana-sini di mana tidak ada hijab atau kain pembatas di antara mereka.

Akibatnya, antara cowok dan cewek sama-sama bisa melihat lawan jenisnya dengan leluasa. Nggak jarang dari mereka yang tingkah lakunya sama kayak orang pacaran, alias pegang-pegangan tangan, pake istilah tangan si cowok merangkul bahu si cewek lah, atau pas si cewek lagi duduk-duduk di depan kelas tiba-tiba cowoknya modus ikut duduk di sampingnya. Ih, miris! Bukan mahram kok gelagatnya gitu, sih?

 Udah nggak ada hijab antara cowok dengan cewek, terus main pegang-pegangan tangan lagi. Dosa tau!!! Selain itu, kantin juga salah satu tempat bersarangnya ikhtilat. Kalo jam istirahat biasanya nongkrongnya di kantin, kan? Nah, otomatis di sana ada ikhwan yang bisa liatin akhwat yang cantik-cantik dengan bebas.

BAGI CEWEK-CEWEK JANGAN MAU DIJADIIN OBJEK PANDANGAN COWOK YAH…. JANGAN MAU JADI ALATNYA SETAN BUAT MEMBANGKITKAN SYAHWAT YANG BUKAN MAHRAM!!!

 Ikhtilat bisa membawa dampak negatif yang sangat besar lho, sobat. Dia antaranya dapat menjadi sumber utama terjadinya zina mata, zina tangan, zina hati, dsb. Eit, jangan remehkan zina kecil lho… keliatannya emang seperti perbuatan biasa, tapi lama-lama bisa berujung pada zina yang lebih besar. Kalo si ceweknya hamil, kebayang kan malunya gimana? Allah dengan tegas melarang kita untuk berzina.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina)  itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’ ayat 32) Kalo takut ikhtilat, menghindarinya gimana, dong? Tenang aja, ada kok solusinya! Salah satunya dengan

 MENJAGA PANDANGAN.

Menjaga pandangan sangat penting, lho, sobat! Pernah denger istilah “DARI MATA TURUN KE HATI” nggak? Kurang lebih begitulah proses timbulnya nafsu. Berawal dari dua pandang mata yang saling bertatapan, eh, yang bisa hati keduanya bisa saling deg-degan –itu godaan setan- Terus hati si cowok tiba-tiba cenat-cenut, ngumbar modus ke sana-sini buat dapetin perhatian si cewek. Akhirnya, salah jalan lalu terjerumus ke pacaran.

Hafizhonallah!  Dari Jarir r.a., katanya: “Saya bertanya kepada Rasulullah s.a.w. perihal melihat dengan sekonyong-konyong- kepada sesuatu yang diharamkan, lalu beliau s.a.w. menjawab: “Palingkanlah segera akan penglihatanmu.” (Riwayat Muslim)

Tuh, denger, kan? Rasulullah saw. aja memerintahkan seorang sahabat untuk memalingkan pandangannya apabila melihat sesuatu yang diharamkan. Walaupun melihat hanya sekejap, tapi kan bisa ngaruh nantinya sama orang yang liat.

 Apalagi akhwat-akhwat yang doyan liatin wajah ikhwan? Bisa-bisa kalo nggak segera memalingkan pandangan, jatuh ke jurang kemaksiatan. Maka dari itu, baik itu cowok atau pun cewek, segera tundukkan pandangan kita sebelum setan keduluan  mempengaruhi pikiran dan hati kita.

Brother and sister rahimahullah, pada intinya, untuk mencegah ikhtilat adalah dengan menjaga diri, perilaku, dan membina persahabatan yang diridhoi oleh Allah. Persahabatan yang diridhoi itu yakni bersahabat dengan sesama jenis, senantiasa membina persahabatan dengan amal sholih-persahabatan bukan majelis rumpi, lho!- serta saling mencintai sahabatnya karena Allah. Berteman dengan lawan  jenis sih boleh, tapi sekedar teman aja, nggak lebih.

Ikhtilat itu bisa berujung pada dosa besar, lho, inget itu! Kalau pun kita diajak seseorang untuk ikhtilat, kita nolak aja jika membawa mudharat yang lebih besar ketimbang maslahatnya. Seperti itu! Kalo akhlak muda-mudi muslim baik bin terpuji, pastinya akan mengangkat agama Islam yang mulia ini menjadi agama yang dijunjung di dunia karena kebaikan akhlak dan ketaatan  pemeluknya kepada Robb-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *