Friday, May 22

Oto Boy

Rio Haryanto. Cowok kelahiran Solo 22 Januari 1993 ini belakangan namanya kerap mengisi headline  media massa. Gimana nggak, ajang balap jet darat yang selama ini kita cuman bisa nonton Lewis Hamilton kini ada pembalap dalam negeri yang ikutan. Sesuatu banget! Eit, kita bukan mau ngomongin soal Rio yang sukses meniti karir hingga ajang balap bergengsi Formula 1 lho ya. Kita mau ngobrolin tentang cowok otomotif alias oto boy.

Cowok yang satu ini bisa dibilang lebih liar daripada cowok gamers, shopaholic, kutu buku, dll. Mereka bakalan lebih perhatian dengan schedule balapan baik F1 atau Moto GP, modif motor, dan juga hunting bareng temen-temen mereka sambil parkirin kendaraannya pinggir jalan.  

Daya Tarik Dunia Otomotif

Dunia otomotof tahun 1980-an,  termasuk wilayah yang tak tersentuh remaja. Bayangin aja, untuk terjun ke dunia otomotif itu modalnya gede banget. Nggak kesampean oleh kocek remaja yang masih setia menerima subsidi dari ortu. Tapi itu dulu. Sekarang? Teuteup! ^_^  Kini banyak remaja yang hobynya bergelut dengan dunia otomotif.

Mereka kepincut oleh gaya hidup oto boy yang tergambar dalam film populer The Fast and The Furious dan sekuelnya, 2 Fast 2 Furious. Apalagi sekarang banyak  14 d’rise #56 April  2016 komunitas otomotif yang asyik punya. Mereka bisa dengan mudah dapat informasi terkait bengkel bagus, sukucadang berkualitas, serta bermacam variasi mobil atau motor lainnya. Eit, nggak ketinggalan touring alias jalan-jalan bareng. 

Eksis banget dah! Dunia otomotif dan mesin yang rumit justru membuat si oto boy makin penasaran. Itu sebabnya, ia pun terbiasa memecahkan masalah yang rumit dan suka  mencari jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapinya. Bongkar yes, pasang manggil montir.. hehehe… Tak sekedar nonton bareng aksi Lewis Hamilton atau Valentino Rossi, oto boy juga rajin ngotak-ngatik mesin kendaraannya. Dari sekedar tune up biar larinya kenceng atau modifikasi biar beda dan jadi pusat perhatian. Makin diulik, makin asyik!

Dunia otomotif juga identik dengan kompetisi. Wajar kalo oto boy termasuk cowok yang berani mengambil resiko dan pantang menyerah. Ia tidak akan berhenti  sebelum menyelesaikan pekerjaan atau tugas yang sudah dimulainya.  Dari sisi penampilan, dunia otomotif itu juaranya. Parade mobil dan motor terbaru, kerap dipamerkan dalam sebuah eksebisi yang oke punya. Mewah, elegan, dan bertabur cewek-cowok modis. Saat balapan, penampilan pembalapnya, tunggangannya, mobilnya, mengkilap bikin mata kaum hawa tak berkedip.  

Oto Boy itu….

Selain kendaraan, oto boy punya  perhatian khusus di mata cewek. Kata kaum hawa, oto boy itu…

1 Keren. Soalnya biasanya nih cowok otomotif itu adalah cowok yang cool,  calm and confident. Ngeliat cowok-cowok berkutat dengan mesin-mesin bisa bikin cewek terpesona lho.

2 Cowok banget. Gimana nggak? Kan cowok otomotif pasti tahu banya  banget hal tentang mesin. Padahal nggak semua cowok mengerti tentang hal-hal semacam itu, apalagi cewek?

3 Kreatif. Kan cowok otomotif itu suka banget otak-atik dan modifikasi motor  atau mobil. Pasti mereka ingin hasil modifikasiannya itu jadi bagus dan keren. Makanya mereka harus menggali ide yang bagus dan sekreatif mungkin biar hasilnya nggak mengecewakan.

4 Kaya. Memang sih nggak semua cowok otomotif itu banyak uangnya. Tapi rata- rata pasti mereka kaya. Soalnya biaya buat modifikasi motor atau mobil itu nggak murah lho.

5 Ulet dan nggak gampang menyerah. Kegemarannya memodifikasi kendaraan dan otak-atik body motor atau mobil itu bukanlah kegemaran yang mudah lho.

 Setelah dia membongkar motornya, dia juga harus bisa memasangnya lagi. Makanya dibutuhkan kesabaran ekstra buat otak  atik motor. Meski kalo udah mentok, tetep manggil montir atau dorong ke bengkel terdekat. Hehehe…

Be a Good Boy

Dunia otomotif itu rawan dari  penyakit hati. Ini penting banget diingat oleh oto boy. Soalnya, gaya hidup hura-hura kerasa banget kalo ngumpul dengan komunitas oto boy. Masuk akal sih lantaran urusan kendaraan, bukan duit recehan mainannya. Minimal 6 digit lah. Kalo nggak kuat, bisa robek tuh kantongnya. Hehehe…

Makanya, sebagai remaja muslim yang hobi otomotif pandai-pandai jaga sikap aja. Biar nggak ngerusak amal sholeh lantaran terselip penyakit sombong dan riya. Ngerasa lebih baik dibanding temen-temen lainnya. Ngeri deh kalo terselip penyakit hati, tabungan pahala kita bisa ludes digerogoti.  Dan yang nggak boleh lupa juga, atur waktu biar nggak habis ngulik tuh mesin atau nongkrong bareng gank sambil konvoi.

Waktu nggak akan balik lagi nunggu kamu yang keasyikan nekunin hobi. Sewajarnya aja. Ada waktu untuk hobi, ada waktu juga untuk kegiatan lain yang tak kalah pentingnya.  Satu lagi, meski suka tantangan nggak mesti oto boy mengumbarnya di jalanan. Ikut balapan liar atau gabung dengan geng motor yang bikin teror.

Biar adrenalinnya tersalurkan, mending gabung dengan komunitas dakwah. Aktif ngaji biar wawasan islamnya terisi. Lalu terjun ke masyarakat untuk mengingatkan umat dengan menyeru pada kebaikan dan mencegah kemaksiatan. Itu baru keren. Oto boy, lets be a good boy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *